Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mahasiswa FAI-FIKTI UMSU KKN dan Magang Internasional di Tiga Negara

Johan Panjaitan • Sabtu, 26 Juli 2025 | 08:05 WIB
UMSU: Pelepasan mahasiswa FAI-FIKTI UMSU KKN dan magang internasional di tiga negara.
UMSU: Pelepasan mahasiswa FAI-FIKTI UMSU KKN dan magang internasional di tiga negara.

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali melepas 112 mahasiswa mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang internasional ketiga negara yakni Kualalumpur dan Penang (Malaysia), Thailand dan Arab Saudi.

Pelepasan mahasiswa dilakukan Wakil Rektor I UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin dengan penyematan topi secara simbolis kepada 4 mahasiswa. Acara digelar di Aula Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan, Rabu (23/7).

Mahasiswa yang dilepas terdiri 95 orang dari FAI dan 17 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI).

Mahasiswa FAI berasal dari program studi pendidikan agama Islam 53 orang, management bisnis syariah 19 orang, perbankan syariah 17 orang dan PIAUD 6 orang.

Program KKN dan magang internasional akan berlangsung selama tiga bulan. KKN internasional UMSU merupakan kolaborasi antara (FAI) dan FIKTI.

Kolobarasi kedua fakultas diharapkan dapat memperkuat pengabdian dan jejaring lintas negara dengan mengintegrasikan nilai-nilai akademik dan sosial.

Wakil Rektor I UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin memberi apresiasi kepada FAI dan FIKTI yang melanjutkan program KKN dan magang internasional. "Banyak yang dapat dicapai dari program ini. Baik untuk institusi perguruan tinggi juga buat mahasiswa," katanya.

Prof. Dr. Muhammad Arifin menyampaikan beberapa pesan penting kepada mahasiswa yang akan menjalani program KKN dan magang internasional. Misalnya, jangan lupa mempelajari dan beradaptasi terhadap budaya lokal di Malaysia, Thailand dan Arab Saudi.

Wakil rektor juga mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga nama baik almamater dengan tetap menjaga akhlak. Ia pun mengingatkan semua peserta KKN dapat membangun jejaring baru sebagai awal untuk masuk ke jejaring internasional.

Dekan FAI UMSU Dr. H. Muhammad Qorib MA mengatakan bahwa program KKN internasional merupakan kebutuhan catur darma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan pengajaran, penelitian dan pengabdian serta Al-Islam Kemuhammadiyahan.

”Program internasionalisasi PTMA merupakan keputusan muktamar ke-48 di Solo. Dalam hal ini, internasionalisasi yang dilakukan UMSU adalah wujud dari gerakan Muhammadiyah menuju panggung dunia,” jelas Qorib.

Dekan FIKTI Dr. Al-Khowarizmi, M.Kom mengatakan bahwa pelepasan 17 mahasiswa FIKTI untuk mengikuti program KKN internasional merupakan komitmen FIKTI untuk bersama fakultas lain ikut menyukseskan program internasionalisasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah- Aisyiyah (PTMA).

”Kali ini kami ikut bersama fakuktas agama Islam. Doakan tahun depan FIKTI dapat melakukan KKN internasional sendiri. FIKTI juga menjajaki untuk melakukan magang internasional di beberapa perusahaan di luar negeri,” ujar Dr. Al-Khowarizmi, M.Kom.

Direktur Ma’had Abu Ubaidah Al-Jarrah H. Fajar Hasan Mursyid, Lc., M.A yang ikut dalam pelepasan juga menyampaikan pesan-pesan penting kepada mahasiswa yang akan mengikuti program KKN internasional.

”Dengan pengalaman internasional yang dilakukan mahasiswa diharapkan akan memberikan pengalaman yang luar biasa. Interaksi mahasiswa dengan berbagai pihak di luar negeri juga menjadi bagian dari dakwah Muhammadiyah untuk menjadi lebih besar,” jelas Ustad Fajar Hasan Mursyid.

Sebelum diberangkatkan ke luar negeri, seluruh peserta KKN internasional telah menjalani pembekalan intensif selama dua minggu, termasuk latihan langsung di lapangan di beberapa sekolah Muhammadiyah di Kota Medan.

Pembekalan ini bertujuan untuk menguatkan kesiapan mahasiswa dalam hal komunikasi lintas budaya, profesionalitas kerja dan penguatan nilai-nilai ke-Muhammadiyahan.
Program KKN internasional ini merupakan bagian dari visi besar UMSU dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi.

Mahasiswa tidak hanya didorong untuk belajar di luar kampus, tetapi juga untuk menjadi agen perubahan di ruang-ruang global, melalui kerja nyata, kolaborasi lintas budaya, dan semangat pengabdian.

Dengan penuh semangat dan tanggung jawab, para peserta KKN internasional diharapkan dapat menebarkan nilai-nilai moderasi, inovasi dan membangun jejaring internasional yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dunia. (dmp/han)

Editor : Johan Panjaitan
#magang #kkn #mahasiswa #umsu #internasional