Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mahasiswa FKM UINSU Pasang Plang Komitmen dan Sebar Leaflet Cegah ISPA di Tuntungan II

Johan Panjaitan • Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:45 WIB
PLANG: Mahasiswa FKM UIN Sumatera Utara melakukan pemasangan plang komitmen pencegahan ISPA serta pembagian leaflet edukatif kepada masyarakat Dusun IV, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu.
PLANG: Mahasiswa FKM UIN Sumatera Utara melakukan pemasangan plang komitmen pencegahan ISPA serta pembagian leaflet edukatif kepada masyarakat Dusun IV, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu.

DELI SERDANG, Sumutpos.jawapos.com– Mahasiswa Kelompok Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 04 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UINSU) melakukan aksi nyata dalam upaya pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Dusun IV, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (28/8).

Kegiatan intervensi ini mencakup pemasangan plang komitmen pencegahan ISPA serta pembagian leaflet edukatif kepada masyarakat setempat. Plang berukuran 1 x 2 meter dipasang di lokasi strategis yang sering dilalui warga, yakni di samping lapangan dan pos keamanan lingkungan (poskamling) Dusun IV.

Plang tersebut memuat pesan-pesan kesehatan seperti:

1. Menjaga kebersihan lingkungan

2. Tidak merokok

3. Tidak membakar sampah sembarangan

4. Memperhatikan ventilasi rumah

Sementara itu, leaflet dibagikan langsung dari rumah ke rumah sebagai media edukasi praktis yang bisa dijadikan pengingat dalam kehidupan sehari-hari.

Koordinator PBL 04, Nazwa Syafira Irwani Siregar, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya ISPA.

“Kami berharap plang dan leaflet ini bisa menjadi pengingat bagi masyarakat Dusun IV agar terus menjaga kesehatan pernapasan, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terkena ISPA,” ujarnya.

Data yang dihimpun mahasiswa selama kegiatan PBL menunjukkan, bahwa ISPA masih menjadi salah satu dari sepuluh penyakit terbanyak di Desa Tuntungan II, khususnya Dusun IV. Dari 58 responden yang diwawancarai, mayoritas mengaku pernah mengalami gejala atau bahkan telah terdiagnosis ISPA.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Kepala Dusun IV, Mujio, yang hadir langsung dalam proses pemasangan plang dan pembagian leaflet.

“Kami menyambut baik inisiatif adik-adik mahasiswa ini. Plang dan leaflet bukan sekedar simbol, tetapi pengingat nyata untuk membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan kami,” katanya.

Intervensi ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan mahasiswa PBL 04 selama di Dusun IV. Sebelumnya, mereka telah melaksanakan berbagai program seperti penyuluhan kesehatan, praktik pengolahan sampah organik menjadi kompos, hingga gotong royong bersama warga.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa FKM UINSU berharap dapat memperkuat langkah-langkah promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat serta memberikan dampak berkelanjutan bagi warga Dusun IV.(rel/han)

Editor : Johan Panjaitan
#ispa #FKM #aksi nyata #uinsu