Sumutpos.jawapos.com-Dr dr H Johny Marpaung MKed(OG) SpOG Subsp-KFM merupakan sosok profesional medis dan akademisi dengan pengalaman luas dalam bidang obstetri dan ginekologi, memiliki keahlian khusus dalam kedokteran fetomaternal serta aktif dalam kegiatan penelitian, publikasi dan pengabdian masyarakat.
Dokter H Johny selaku ketua panitia juga sukses menggelar even olahraga 3rd International Pencak Silat Indonesian Open 2025 yang diadakan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dipimpin Prabowo Subianto. Melalui even ini, Dokter H Johny membawa olahraga dari Indonesia ini mendunia menuju pentas olimpiade.
Bermodal kemampuan dan komitmen untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Dokter H Johny pun memantapkan hati untuk menjadi rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026-2031.
Staf pengajar Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran USU dan ketua Departemen Obstetri Ginekologi RS USU ini menyerahkan berkas pendaftaran sebagai rektor USU di Gedung Majelis Wali Amanat (MWA) USU, Senin (8/9). Berkas diterima Boy Laksamana SH MHum didampingi panitia penjaringan dan pemilihan calon rektor USU.
Dokter H Johny menjadi satu dari empat calon rektor USU yang menyerahkan berkas pendaftaran. Ada tiga tahapan yang harus dilalui para calon rektor yekni penjaringan, penyaringan dan pemilihan yang dilakukan pada 28 Agustus hingga 25 Agustus 2025.
Dosen Fakultas Kedokteran USU yang akrab disapa Dokter H Johny ini menegaskan komitmen mewujudkan asta cita Presiden Prabowo Subianto dengan 'USU Gemilang' Yeng menjadi visi dan misi.
Secara rinci, Dokter H Johny merupakan tokoh kelahiran Medan pada 24 Februari 1971 ini menjabarkan dan mengaktualisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bisa dipelopori dan dilakukan sivitas akademika USU.
Terutama asta cita keempat untuk pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan akses terhadap teknologi. Demikian pula dengan asta cita pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi serta asta cita toleransi beragama.
Dokter H Johny mengaktualisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ini dalam visi dan misi rektor USU yang dirangkum dalam konsep 'USU Gemilang'. G berarti Gerakan Inovasi dan Green Campus (Mewujudkan kampus berkelanjutan yang ramah lingkungan, mendukung ekonomi hijau dan menjadi pusat inovasi yang relevan dengan kebutuhan nasional dan global).
E berarti Edukasi Berkualitas untuk Semua (Memberikan pendidikan tinggi berkualitas, inklusif, merata dan berbasis teknologi digital agar semua lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk maju). M berarti Masyarakat Berdaya dan Mandiri (Melaksanakan pengabdian yang memberdayakan desa dan komunitas melalui teknologi tepat guna, UMKM berbasis inovasi dan pelatihan global).
I berarti Integrasi Riset dan Industri (Menghubungkan hasil riset dengan dunia usaha dan industri untuk meningkatkan daya saing ekonomi, ketahanan pangan dan kemandirian teknologi). L berarti Luhur dalam Tata Kelola (Membangun tata kelola universitas yang transparan, akuntabel dan berintegritas tinggi selaras dengan prinsip good governance).
A berarti Akselerasi Gemilang (Mendorong transformasi digital di seluruh aspek akademik, administrasi dan layanan publik kampus untuk menciptakan ekosistem pendidikan modern). N berarti Nasionalisme dan Moderasi (Memperkuat rasa cinta tanah air, toleransi dan moderasi beragama sebagai fondasi persatuan dalam keragaman). G berarti Global Partnership dan Recognition (Membangun jejaring kerja sama internasional untuk riset, pertukaran pelajar dan publikasi bereputasi global).
Dokter H Johny, putra dari A Karai Marpaung dan Remsi br Panjaitan yang berasal dari Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohon Meranti, Kabupaten Toba berterima kasih atas dukungan semua pihak pada proses pendaftaran menjadi rektor USU tersebut.
Kepada Sumut Pos, Dokter H Johny menaruh pesan. "Kita ingin ada perubahan agar USU lebih baik terutama dengan penelitian lebih banyak dan laboratorium lebih baik. Kita juga ingin menyejahterakan tenaga kependidikan di USU," katanya.
Calon rektor USU ini juga menekankan pihaknya tidak lagi memfokuskan pada pembangunan fisik. "Lulusan USU harus lebih aplikatif, berdaya guna, berdaya saing dan siap pakai. Untuk mewujudkan ini, kita harus memiliki tim yang baik untuk bekerja bersama-sama," katanya.
Dokter H Johny optimis pada pemilihan calon rektor USU pada 25 Agustus 2025, dirinya dapat menang. "Semoga pemilihan ini berlangsung jujur dan adil. Semoga yang mempunyai hak suara dapat mengunakan hak suaranya dengan hati nurani. Tidak boleh ada tekanan, ancaman dan intimidasi," tegas Dokter H Johny. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan