Sumutpos.jawapos.com-Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah mengelar kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan apoteker angkatan III Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi UMN Al-Washliyah.
Kegiatan di Hotel Madani Medan, Kamis (18/9) ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provsu diwakili Apt Nelly Murni SSi MKM, Ketua PD Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumut diwakili Apt Imam Bagus Sumantri SFarm MSi dan Ketua IAI Medan Apt Asyrun Alkhairi Lubis SFarm MFarm.
Turut hadir Ketua Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit (Hisfarsi) Sumut Apt Peri MFarm, Ketua Himpunan Seminat Farmasi Masyarakat (Hisfarma) Sumut Apt Dumartina MFarm dan Ketua Himpunan Seminat Farmasi Kesehatan Masyarakat Sumut Apt Farida Hanum SFarm.
Dari UMN Al-Washliyah hadir Dr H KRT Hardi Mulyono Surbakti MAP (ketua BPH), Dr Ridwanto MSi (ketua senat), Dr H Firmansyah MSi (rektor) dan Prof Dr Anwar Sadat Harahap MHum (wakil rektor I).
Kemudian Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi (wakil rektor II) Dr Samsul Bahri MSi (wakil rektor III), Apt Minda Sari Lubis SFarm MSi (dekan farmasi) dan Apt Haris Munandar Nasution SFarm MSi (ketua program studi pendidikan profesi apoteker).
Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Firmansyah MSi menyampaikan ucapan selamat kepada apoteker baru angkatan III dimana jumlah peserta 41 orang dengan tingkat kelulusan 100 persen.
Ada beberapa ujian yang harus dilalui untuk menjadi apoteker. Diantaranya ujian tengah dan akhir semester, ujian praktik kerja profesi, ujian Computer Based Test (CBT), Objective Structured Clinical Examination (OSCE) serta Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Apoteker Indonesia (UKMPPAI).
"Berkat kesabaran, kerja keras, tekad yang kuat diiringi doa dan dukungan keluarga serta bimbingan dosen dan tenaga kependidikan, hari Saudara berhasil berdiri dengan kepala tegak dan hati penuh bersyukur," katanya.
Dr H Firmansyah MSi mengingatkan bahwa apoteker harus benar menghayati isi dari sumpah apoteker. Apoteker juga harus bisa berinteraksi dengan dokter, perawat, bidan dan menjunjung tinggi kode etik profesi.
"Jangan berpuas diri dengan strata pendidikan saat ini yakni S1 dan profesi apoteker. Lanjutkan ke jenjang pendidikan S2 dan S3. Jaga nama baik almamater dan bawalah identitas intelektual yang bersih, jujur dan profesional," pesan rektor.
Dr H Firmansyah MSi optimis bahwa ilmu, keterampilan dan gelar dari UMN Al-Washliyah dapat membawa manfaat. "Tidak hanya bagi diri pribadi. TetapiApt Nelly Murni SSi MKM, Ketua PD Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumut diwakili Apt Imam Bagus Sumantri SFarm MSi juga bagi keluarga dan masyarakat. Demi kemajuan Indonesia, terutama pada sektor kesehatan," katanya.
Dalam kesempatan ini, Apt Nelly Murni SSi MKM dan Apt Imam Bagus Sumantri SFarm MSi juga menyampaikan ucapan selamat pada para apoteker lulusan UMN Al-Washliyah. Dinas Kesehatan Provsu dan IAI Sumut meminta para apoteker berperan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sumut. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan