Sumutpos.jawapos.com-Ada hal menarik pada pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (PKKMB UMSU, Senin (22/9).
Dua mahasiswi UMSU yang sempat viral karena pantun yaitu Diana (mahasiswi asal Thailand) dan Laura (mahasiswi Kristen) turut tampil di hadapan ribuan mahasiswa baru.
Laura menegaskan bahwa perbedaan di UMSU sangat dihargai. “Dari Klaten ke Argentina, Si Kristen ini gak kemana-mana karena diberi beasiswa S2,” ujarnya disambut tepuk tangan.
Laura menyampaikan bahwa perbedaan diterima dengan baik dan siapa pun bisa terus bermimpi dan berkarya di UMSU.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang mengapresiasi kesuksesan dan inovasi pelaksanaan PKKMB UMSU juga berpantun.
"Berlayar perahu menuju Tapanuli. Singgah sebentar membeli keramik. Selamat datang generasi muda/mudi. Mahasiswa UMSU, calon insan akademik," kata wali kota berpantun.
Usai berpantun, Rico Tri Putra Bayu Waas pun berkelakar agar dirinya juga dapat beasiswa dari UMSU. Sebagaimana dua mahasiswa UMSU Diana Laewang dan Laura Amanda Sari yang viral lewat pantunnya saat wisuda di UMSU.
"Biasanya satu pantun, dapat beasiswa. Ini wali kota bikin pantun, ngak dapat beasiswa. Mana tahu, Saya bisa S2 di UMSU. Soalnya sudah dipakaikan almamater UMSU. Tiba-tiba pengen masuk UMSU," katanya.
Turut hadir pada pembukaan PKKMB UMSU, Wakil Rektor I Prof Dr Muhammad Arifin Gultom MHum, Wakil Rektor II Prof Dr Akrim MPd, Wakil Rektor III Dr Rudianto MSi, unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumut, Badan Pembina Harian UMSU, anggota DPRD kabupaten/kota dan Provinsi Sumut.
Hadir juga tokoh agama dan masyarakat, direktur pascasarjana, staf ahli rektor, pimpinan Ortom, mitra para kepala SMA/sederajat se-Sumut, mitra dari perbankan, pimpinan fakultas, program studi serta kepala bagian, lembaga, biro dan pusat di lingkungan UMSU. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan