MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa workshop digitalisasi dan analisis tes kebugaran atlet pencak silat.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin Dr. Alan Alfiansyah Putra Karo Karo, S.Pd., M.Pd selaku ketua pengusul dengan melibatkan tim dosen dan mahasiswa STOK Bina Guna sebagai bentuk kolaborasi akademik dan pengabdian nyata kepada masyarakat olahraga.
Demikian disampaikan Dr. Alan Alfiansyah Putra Karo Karo, S.Pd., M.Pd kepada Sumut Pos, Sabtu (13/12). Tim pengabdian pada kegiatan 13 November, kata ketua pengusul, terdiri Dr. Ramadan, S.Pd, M.M, M.Pd, AIFO serta mahasiswa Agus Afrizal, Maisyarah Sianipar, Epenetus Giawa, Mercy Sarumaha, Ayu Mutiara Sari, Azrina Siregar dan Nurul Shahnaz Umairha Sianipar.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan pelatih dan atlet pencak silat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengukuran dan analisis kebugaran jasmani secara lebih akurat, sistematis dan berbasis data. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan prestasi olahraga pencak silat yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Dalam workshop tersebut, peserta memperoleh materi terkait konsep tes kebugaran atlet pencak silat, teknik digitalisasi data hasil tes hingga analisis kebugaran sebagai dasar evaluasi dan perencanaan program latihan. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, praktik langsung serta diskusi interaktif yang berlangsung secara antusias.
Ketua STOK Bina Guna Dr. dr. Hj. Liliana Puspa Sari, S.Pd., M.Kes. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembinaan olahraga prestasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para pelatih dan atlet mampu menerapkan hasil workshop dalam proses latihan sehari-hari sehingga pembinaan pencak silat dapat berjalan lebih terukur, efektif dan berorientasi pada peningkatan performa atlet secara berkelanjutan. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan