Mengasah Nalar Ilmiah dan Kapasitas Komunikasi Generasi Muda Melalui LKTI Kota Medan
Johan Panjaitan• Jumat, 9 Januari 2026 | 13:27 WIB
HADIRI: Wali Kota Medan, Rico Wass menghadiri lomba karya Ilmiah yang digelar STM Sukma Medan. (Istimewa/Sumut Pos)
MEDAN, Sumutpos.jawapos.com- Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma (STIM SUKMA) Medan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, melalui pengabdian kepada masyarakat berbasis literasi ilmiah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dosen dan mahasiswa STIM SUKMA dalam kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Kota Medan yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan.
LKTI ini diikuti lebih dari 800 peserta yang berasal dari berbagai jenjang, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum khususnya warga Kota Medan. Beragam tema strategis diangkat dalam kompetisi ini, di antaranya literasi digital, inovasi teknologi, pengelolaan lingkungan, serta gagasan kreatif untuk mendorong pembangunan Kota Medan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak tahap seleksi hingga final yang digelar pada 30–31 Oktober 2025, dengan pengumuman pemenang pada 6 November 2025. Sebanyak 10 finalis terbaik dari tiap kategori berkesempatan mempresentasikan karya ilmiah mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi lintas disiplin ilmu.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, yang berlangsung di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan. Dalam suasana akademik yang dinamis, para finalis tidak hanya diuji dari segi substansi ilmiah, tetapi juga kemampuan komunikasi dan penyampaian gagasan secara sistematis dan persuasif.
Dalam kesempatan tersebut, Dosen STIM SUKMA Medan, Dina Octavia, S.Sos., M.I.Kom, turut berperan aktif dengan memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya teknik presentasi yang efektif serta komunikasi ilmiah yang jelas agar gagasan yang disampaikan dapat dipahami dan memberikan dampak maksimal.
Sementara itu, Kepala BRIDA Kota Medan, Benny Iskandar, ST., MT, menyampaikan bahwa LKTI menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan pola pikir kritis, kreativitas, serta kemampuan komunikasi ilmiah generasi muda.
Menurutnya, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan Kota Medan yang berkelanjutan dan berbasis inovasi.
Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan ini, STIM SUKMA Medan berharap dapat terus memperkuat kapasitas akademik dan penalaran ilmiah generasi muda, sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Partisipasi dosen dan mahasiswa dalam LKTI ini menjadi bukti nyata bahwa institusi pendidikan tinggi memiliki posisi penting dalam melahirkan ide-ide solutif dan inovatif bagi kemajuan daerah.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, LKTI Kota Medan menjadi forum kolaborasi dan inspirasi, yang diharapkan mampu melahirkan gagasan berdampak positif bagi masa depan Kota Medan dan pembangunan nasional secara berkelanjutan.(rel/han)