Sumutpos.jawapos.com-Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag menerima sijil penghargaan dalam rangka peringatan Jubli Emas 50 Tahun Persatuan Alumni Pendidikan Tinggi Indonesia (PAPTI).
Penghargaan diserahkan YAB Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi selaku Timbalan Perdana Menteri Malaysia di World Trade Center (WTC), Kuala Lumpur, Jumat (23/1).
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan peran aktif Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag dalam penguatan kolaborasi pendidikan tinggi Indonesia dan Malaysia, khususnya melalui pemikiran dan gagasan strategis di tingkat internasional.
Peringatan 50 tahun PAPTI turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Malaysia. Diantaranya Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Datuk Seri Dr. Zambry Abdul Kadir serta Menteri Belia dan Sukan Malaysia Dr. Mohammed Taufiq Johari. Apresiasi ini menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah Malaysia terhadap kerja sama pendidikan dan alumni Indonesia di negeri jiran.
Rangkaian kegiatan PAPTI dibuka Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo. Ia menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi sebagai jembatan diplomasi budaya dan intelektual antara Indonesia dan Malaysia yang telah terjalin lebih dari lima dekade.
Dalam agenda persidangan antar-bangsa PAPTI, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag tampil sebagai salah satu narasumber utama dengan materi berjudul Beyond Borders: Kolaborasi Digital dan Kebijakan Inklusif Pendidikan Tinggi.
Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mewakili Indonesia bersama akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Termasuk wakil rektor IV Institut Teknologi Bandung (ITB).
Rektor UIN Sumatera Utara menyoroti pentingnya re-imajinasi pendidikan tinggi di tengah disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan. Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag menekankan bahwa teknologi harus menjadi alat pemanusiaan pendidikan, bukan sekadar digitalisasi metode lama.
Kehadiran para akademisi lintas negara ini memperkaya diskusi mengenai masa depan pendidikan tinggi di era global dan digital.
Dalam lawatan ke Malaysia Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag sempat bertemu dan bersilaturahim dengan para alumni UIN Sumatera Utara yang berdomisili di Malaysia. Pertemuan ini sebagai bagian dari penguatan jejaring alumni dan diplomasi akademik UIN Sumatera Utara diluar negeri.
Penghargaan yang diterima dari Timbalan Perdana Menteri Malaysia menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika UIN Sumatera Utara. Sekaligus menegaskan posisi UIN Sumatera Utara sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang semakin diperhitungkan di tingkat regional dan internasional, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi yang inklusif, kolaboratif dan berorientasi masa depan.
Rektor menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden PAPTI Dato’ Dr. Abdul Latif dan Sekretaris Jenderal PAPTI Dr. Nabieh Rahmat atas undangan dan kepercayaan yang diberikan kepada UIN Sumatera Utara untuk berpartisipasi aktif sebagai narasumber dalam forum internasional tersebut. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan