Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Berkapasitas Dua Ribu Jamaah, Masjid KH Ahmad Dahlan Mulai Dibangun di Kampus UMSU

Johan Panjaitan • Minggu, 1 Maret 2026 | 17:00 WIB

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Anggoro Eko Cahyo (2 kiri) mendokumentasikan peletakan batu pertama pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP.
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Anggoro Eko Cahyo (2 kiri) mendokumentasikan peletakan batu pertama pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP.

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji dan Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP meletakkan batu pertama pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan bernilai lebih Rp.19 miliar tersebut.

Peletakan batu pembangunan masjid di kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Dwikora, Pasar VI Desa Saentis Percutseituan ini juga dilakukan Wakil Gubsu H. Surya, B.Sc, Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo, S.S, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Anggoro Eko Cahyo, Ketua PWM Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A dan Rektor UMSU Prof. Agussani, MAP.

Pada kesempatan ini, direktur utama BSI menyerahkan infak Rp.2 miliar untuk pembangunan untuk Masjid K.H Ahmad Dahlan. Anggoro Eko Cahyo menyampaikan kesiapan mendukung pembangunan masjid tersebut.

Direktur utama BSI menegaskan dukungan terhadap pembangunan Masjid K.H Ahmad Dahlan sejalan dengan peran BSI sebagai bank syariah milik BUMN. Ia juga menyampaikan komitmen jangka panjang BSI dengan UMSU.

"Insya Allah, nanti akan kita dukung dan menambah lagi. Ini menjadi komitmen kami berkolaborasi dengan seluruh Ormas agar tumbuh sehat bersama mitra yang kuat. Indonesia sebagai negara Islam besar maka harus ada juga bank syariah yang besar," ujarnya.

Direktur utama berharap masjid tersebut menjadi pusat pembentukan karakter. "Semoga masjid ini menjadi pusat pendidikan karakter dan keIslaman. Dukungan UMSU dan Muhammadiyah juga sangat banyak kepada kami," tambahnya.

Wakil Gubsu H. Surya, B.Sc mengapresiasi atas inisiatif Muhammadiyah dan UMSU dalam menggagas pembangunan masjid tersebut. "Apresiasi dan penghargaan kepada Muhammadiyah, PW Muhammadiyah Sumut dan rektor yang menggagas masjid ini. Muhammadiyah terus menghadirkan Islam yang mencerahkan dan berkeadaban. Salah satunya melalui UMSU yang melahirkan generasi unggul," ujarnya.

H. Surya, B.Sc menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung pembangunan berbasis keagamaan dan pendidikan. "Peletakan batu pertma hari ini simbol ikhtiar bersama, doa dan komitmen bersama. Semoga setiap kontribusi sekecil apa pun menjadi amal jariah. Semoga masjid ini hidup dan melahirkan gagasan-gagasan besar," katanya.

Wakil gubernur juga berharap UMSU terus memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan pembentukan karakter. "UMSU dapat terus memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan karakter sehingga melahirkan tokoh-tokoh dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat," harapnya.

Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP berterima kasih atas kontribusi Bank BSI yang telah menempatkan pendanaan dan mendukung pembangunan masjid tersebut. Dijelaskan nama Masjid KH Ahmad Dahlan diberi langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

Masjid ini dirancang dengan arsitektur perpaduan gaya modern dan klasik tradisional. Bangunan masjid memiliki luas 2.000 m2 dengan kapasitas lantai satu 1.700 jamaah dan lantai dua 300 jamaah.

Prof. Dr. Agussani, M.AP berharap pembangunan masjid ini dapat mendukung kelancaran muktamar Muhammadiyah Aisyiyah 2027 dan perkuliahan. "Mudah-mudahan kelancaran muktamar 2027 membawa nama baik Sumut. Kita tahu pembangunan ini adalah bagian dari ikhtiar besar Muhammadiyah," sebutnya.

Baca Juga: Lebaran 2026: Pemprov Sumut Sediakan Mudik Gratis Bus, Kereta, dan Kapal Laut

Rektor UMSU sekaligus ketua panitia Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah 2027 menjelaskan bahwa masjid dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah sehingga material marmer yang digunakan didatangkan dari Mesir yang mampu menyerap panas.

Prof. Dr. Agussani, M.AP mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam pembangunan masjid. "Kepada donatur dan para penginfak, kami membuka diri untuk berpartisipasi dalam pembangunan ini," kata rektor.

Kemudian, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, M.A menyebut pembangunan masjid sebagai simbol peradaban Islam. Pembangunan masjid ini lambang peradaban. Siapa yang membangun masjid maka akan dibangunkan rumah di surga.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Ustadz KH Zulfikar Hajar, LC, Regional CEO Bank Syariah Indonesia Region 2 Medan Taufan Ansari, Ketua PW Aisyiyah Sumut Dr. Nur Rahma Amini, M.Ag, Ketua BPH Dr. H. Bahril Datuk, M.M, Wakil Rektor II UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd dan undangan lainnya. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#umsu #batu pertama #pembangunan masjid