MEDAN – Grup tari Z-One Dance Company dan STARPAD.SMKS terpilih sebagai wakil Kota Medan ke Grand Final iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri 2025-2026 di Jakarta, setelah meraih juara pada babak kurasi offline di Deli Park Mall Medan, pada Sabtu (4/4/2026).
Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi generasi muda berbakat untuk menunjukkan kreativitas seni dan sportivitas mereka melalui tarian yang memadukan lagu pop dengan kekayaan budaya Indonesia. Kompetisi ini dibuka pada 16 Oktober 2025 dan berhasil menjangkau 710 pendaftar dari 227 kota dan kabupaten se-Indonesia.
Head of Campaign & Communication iForte, Albertus Eko Wardoyo, mengatakan tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme anak muda terhadap ruang ekspresi seni yang memadukan kreativitas dan budaya.
Baca Juga: MPR Goes to Campus UMSU, Eddy Soeparno Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi Energi Terbarukan
“Tahun ini pesertanya meningkat cukup signifikan. Ini menunjukkan minat anak muda untuk berkarya sangat besar,” katanya didampingi Moh. Arif Yoansyah, Head of Event & Activation.
Ia menambahkan, ajang ini memang dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri sekaligus tetap membawa unsur budaya dalam setiap penampilan.
Wakil dari Medan, Z-One Dance Company dari Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil merebut posisi juara pertama kategori perguruan tinggi. Sementara di kategori SMA/SMK, gelar juara diraih tim STARPAD.SMKS dari SMK Swasta Panca Budi.
Baca Juga: Kebiasaan Buruk saat Malam yang Bisa Picu Stroke, dari Makan hingga Begadang
Perwakilan Z-One Dance Company, Febrian, menyebut timnya menjalani proses sekitar lima bulan sejak tahap awal seleksi hingga tampil di Medan.
“Kami bersyukur dengan hasil ini. Prosesnya cukup panjang dan kami berusaha memaksimalkan setiap latihan,” ujarnya.
Menariknya, tim ini merupakan gabungan mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa baru yang langsung terjun ke kompetisi nasional. “Kami akan terus berlatih untuk persiapan ke Jakarta,” tambah Febrian.
Di kategori pelajar, tim STARPAD.SMKS tampil dengan konsep yang berangkat dari isu lingkungan. Mereka mengangkat cerita tentang penebangan pohon yang berdampak pada banjir.
Baca Juga: Persikad v PSMS: Duel Krusial
Perwakilan tim, Mohd. Fariz Syahputra, mengatakan persiapan dilakukan selama kurang lebih tiga bulan, termasuk satu bulan untuk mematangkan konsep. “Kami ingin menyampaikan pesan lewat tarian, bukan sekadar gerakan,” katanya.
Konsep tersebut dipadukan dengan unsur budaya lokal, termasuk sentuhan tari Karo, yang memperkuat karakter penampilan mereka di atas panggung. “Kami pasti akan latihan lebih maksimal lagi untuk babak berikutnya di Jakarta,” tambahnya.
Babak kurasi di Medan diikuti 17 tim semifinalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara, baik tingkat SMA/SMK maupun perguruan tinggi. Pada tahapan penyisihan, masing-masing grup mendapatkan kesempatan untuk menampilkan 2 tarian dengan koreografi kreasi mereka, yaitu koreografi dengan lagu Inspirasi Diri dan koreografi dengan lagu bebas.
Baca Juga: Langkah Pasti dari Negeri Seberang: Wisuda UT di Penang Penuh Kebanggaan
Lagu “Inspirasi Diri” menjadi tema kompetisi, hasil kolaborasi iForte dengan Yura Yunita dan Eross Candra. Liriknya ditulis oleh Silvi Liswanda.
Lagu ini memadukan musik pop dengan senandung bahasa Toraja, chanting Indonesia, serta 11 alat musik tradisional dari Papua, Sumatera Barat, Jawa Tengah, hingga Bengkulu. (rel/tri)
Editor : Redaksi