Sumutpos.jawapos.com-Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Prof. Dr. Firmansyah, M.Si dan Wakil Rektor IV Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag menandatangani perpanjangan nota kesepahaman untuk memperkuat ikatan institusional. Kerja sama antara lain meliputi bidang pengabdian masyarakat dan pengembangan kurikulum.
Kerja sama dua perguruan tinggi Islam ini dilaksanakan di Aula UIN Sumatera Utara Kampus Tuntungan, Senin (20/4). Kerja sama ini menandai babak baru kolaborasi kedua instansi yang secara emosional telah lama terjalin erat dan banyak irisan sejarah dan sumber daya manusia diantara perguruan tinggi tersebut.
Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si didampingi Prof. Dr. H. Anwar Sadat, M.Hum (wakil rektor I), Dr. Dedy Juliandri Panjaitan, M.Si (wakil rektor II) dan Prof. Dr. Samsul Bahri, M.Si (wakil rektor III) menyampaikan rasa bangga atas keberlanjutan kerja sama tersebut.
Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si menyampaikan sejarah UMN Al-Washliyah yang berawal dari bagian Universitas Al-Washliyah (Univa) Medan yang tumbuh dan berkembang yang perguruan tinggi yang memiliki akreditasi institusi institusi dengan akreditasi unggul.
"Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan serta inspirasi yang diberikan oleh UIN Sumatera Utara sebagai mitra strategis tertua," sebut rektor yang turut didampingi Prof. Sutikno, M.Pd, Ph.D (direktur pascasarjana) Dr. Abdul Mujib, M.Pmat (dekan FKIP), Dr. Rahmadi Ali, M.Pd.I (dekan FAI), Dr. Debbi Cynthia Ovami, S.Pd, M.Si (dekan FEB), Dr. Apt. Minda Sari Lubis, S.Farm, M.Si (dekan Farmasi), Dr. Halimatul Maryani, M.H (dekan hukum), Dr. Muhammad Hilman Fikri, M.M (kepala LKPM), Hizmi Wardani, M.Pd (sekretaris LKPM) dan Marissa Amir, S.Pd (KTU LKPM).
Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag diwakili Wakil Rektor IV Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag menekankan bahwa MoU bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini sebuah komitmen untuk menghadirkan kerja sama yang produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat akademik di Sumut.
Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag didampingi Prof. Dr. Katimin, M.Ag (wakil rektor bidang kemahasiswaan), Dr. Tohar Bayoangin, M.Ag (kepala biro AAKK), Prof. Dr. Nurussakinah Daulay (direktur pascasarjana), Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.A (ketua LPM), dekan beserta kepala pusat admisi dan promosi, serta tim Humas dan kerja sama menganalogikan bahwa MoU tanpa realisasi seperti angit tanpa bintang.
Baca Juga: Alasan Maia Estianty Masih Jualan Online, Jangan Jadi Pemalas!
Wakil rektor UIN Sumatera Utara pun mendorong agar seluruh unit, mulai dari tingkat dekanat hingga pascasarjana segera menindaklanjuti kesepakatan ini dengan program konkret. Diantaranya riset kolaboratif dan pertukaran penguji eksternal untuk program doktor.
Dalam kesempatan ini Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag juga memaparkan prestasi UIN Sumatera Utara yang saat ini tengah menuju world class university. Demikian pula kesuksesan jurnal Miqot yang telah menembus Q1 Scopus sehingga sebuah peluang yang sangat terbuka bagi dosen UMN Al-Washliyah untuk berkolaborasi dalam penelitian internasional.
Sinergi dua perguruan tinggi di Sumut ini diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi indeks pembangunan manusia. Khususnya dalam mencetak akademisi yang moderat dan kompeten di wilayah Sumut.
UIN Sumatera Utara dan UMN Al-Washliyah berkomitmen terus tumbuh bersama, melakukan pengabdian masyarakat internasional dan memperkuat publikasi ilmiah. Hal ini demi kemaslahatan umat serta kemajuan pendidikan tinggi nasional. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan