Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag: Guru Besar Sebagai 'Mercusuar Peradaban' di Era Digital

Johan Panjaitan • Kamis, 23 April 2026 | 11:15 WIB
GURU BESAR: Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag bersama para guru besar dan senat UIN Sumatera Utara. (Istimewa/Sumut Pos)
GURU BESAR: Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag bersama para guru besar dan senat UIN Sumatera Utara. (Istimewa/Sumut Pos)

 

Sumutpos.jawapos.com-Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara mencetak sejarah dalam perjalanan akademik dengan menggelar mengukuhkan 14 guru besar baru. Prof. Dr. Arifuddin Muda Harahap, M.Hum (bidang ilmu hukum ketenagakerjaan), Prof. Dr. Sahkholid Nasution, M.Ag (bidang ilmu pembelajaran bahasa Arab), Prof. Dr. Syukri, M.A (bidang ilmu filsafat Islam), Prof. Dr. Arifinsyah, M.Ag (bidang ilmu perbandingan agama), Prof. Dr. Sudirman Suparmin, Lc., M.A (bidang ilmu ushul fiqh) dan Prof. Dr. Ibnu Radwan Siddik Turnip, M.Ag (bidang ilmu pemikiran hukum keluarga Islam)

Selanjutnya, Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag (bidang ilmu ekonomi Islam), Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A (bidang ilmu komunikasi politik Islam), Prof. Dr. Sahrul, M.Ag (bidang ilmu sosiologi masyarakat Islam), Prof. Dr. H. Ardiansyah, Lc., M.Ag (bidang ilmu hadist ahkam), Prof. Dr. Irwansyah, M.Ag (Bidang Ilmu Hubungan Antar Agama), Prof. Dr. Hasrat Effendi Samosir, M.Ag (bidang ilmu komunikasi politik Islam Indonesia), Prof. Dr. Syafrudin Syam, M.Ag (bidang ilmu hukum Islam Indonesia kontemporer) dan Prof. Dr. Salamudin, M.A (bidang ilmu teologi Islam).

Dalam kesempatan ini, UIN Sumatera Utara juga melepas satu guru besar yang telah pensiun. Guru Besar yang purnabakti ialah Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A yang juga rektor Universitas Al-Washliyah (Univa) Medan.

Baca Juga: Ketua TP PKK Paluta Peluk Kesedihan Korban Kebakaran Pasar Gunungtua

Momen bersejarah di Gedung H. M. Arsyad Thalib Lubis, Kampus I Sutomo Medan, Rabu (22/4) menandai lompatan besar dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di UIN Sumatera Utara. Akselerasi akademik yang signifikan ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam memperkuat barisan intelektual. Hingga kini UIN Sumatera Utara telah memiliki 70 guru besar.

Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengatakan bahwa gelar guru besar bukanlah sekadar pencapaian administratif atau simbol status sosial semata. Melainkan sebuah amanah berat untuk menjadi penjaga akal sehat publik.

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag menekankan bahwa para guru besar harus mampu menjadi 'mercusuar peradaban: yang memberikan arah ditengah kegelapan disorientasi nilai. Era dimana teknologi informasi dan kecerdasan buatan berkembang sangat pesat. Kehadiran para cendekiawan ini diharapkan dapat menjadi penyeimbang yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritualitas Islam yang moderat.

Baca Juga: Anang Anas Azhar, Wartawan 'Profesor Berita' Kini jadi Profesor UIN Sumatera Utara

Rektor mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut para akademisi untuk tidak hanya berdiam diri didalam 'menara gading' dan harus terjun langsung memberikan solusi konkret atas persoalan bangsa.

Rektor berharap iklim riset dan tradisi akademik di UIN Sumatera Utara semakin bergairah. Terutama dalam bidang-bidang strategis seperti sains, hukum, komunikasi dan teknologi, demi membawa manfaat nyata bagi kemanusiaan.

Dengan penambahan jumlah profesor ini, lanjutnya, UIN Sumatera Utara semakin mengokohkan posisi sebagai institusi pendidikan tinggi Islam unggulan di Indonesia. Guru besar membawa semangat untuk terus berinovasi dan memberi kontribusi terbaik bagi masyarakat. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#sdm #UIN Sumatera Utara #kualitas #guru besar #era digital