Sumutpos.jawapos.com-Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembelajaran (SMK PP) 1 Kualuh Selatan memamerkan program dan produk unggulan Gebyar Expo Pendidikan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Provsu.
Gebyar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional ini diadakan di Lapangan Astaka Jalan William Iskandar Medan pada 2-4 Mei 2026. Puluhan stan SMA/SMK negeri dan swasta termasuk beberapa perguruan tinggi meramaikan pameran yang ditargetkan dihadiri 20 ribu pengunjung tersebut.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang bagi sekolah untuk menampilkan inovasi terbaik. Stan SMKN PP 1 Kualuh Selatan menarik perhatian pengunjung karena mengusung konsep pertanian berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masa kini.
SMKN PP 1 Kualuh Selatan pun menghadirkan produk unggulan berupa Pakan
Ternak (Pakter) Apung dan Biopenazapt. Dua produk inovasi ini merupakan hasil karya siswa yang memanfaatkan bahan samping pertanian.
Pakan ternak yang ditampilkan SMK PP Negeri 1 Kualuh Selatan dinilai memiliki kualitas baik dan berpotensi untuk dikembangkan secara luas. Sedangkan Biopenazapt menunjukkan inovasi ramah lingkungan yang mendukung pertanian modern.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Tanah Suci, Jamaah Haji Lansia Mulai Tumbang
Sekolah ini juga menampilkan olahan makanan kreatif berupa rempeyek yang dibuat dari daun sirih dan melinjo. Produk ini menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan bahan tradisional dengan inovasi pengolahan yang unik dan bernilai jual. Kehadiran berbagai produk ini menjadi bukti nyata kreativitas siswa dalam mengolah sumber daya lokal menjadi produk yang bermanfaat dan ekonomis.
Kepala SMKN PP 1 Kualuh Selatan Dame Ginda, SS mengapresiasi dan terima kasih kepada kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara atas penyelenggara expo pendidikan yang menjadi wadah penting untuk menampilkan karya siswa serta mendorong peningkatan inovasi dan kolaborasi di dunia pendidikan.
Sementara itu Suriadi, SP, guru dan tim riset SMK PP Negeri 1 Kualuh Selatan didampingi Zul Fadhli, SPd bersyukur sekolahnya menjadi satu-satunya perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Provsu Wilayah VII yang meliputi Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan.
Suriadi juga merinci tentang Pakter Apung yang bermanfaat meningkatkan pertumbuhan, menjaga kesehatan dan mendukung produktivitas ayam secara optimal. "Tekstur dan bentuknya memudahkan ayam mengonfirmasi pakan tanpa banyak terbuang sehingga lebih efisien dan hemat," katanya.
Baca Juga: UMSU Bahas Kerja Sama Teknologi Semikonduktor dengan DYTM Raja Muda Perlis
Sedangkan Biopenazapt merupakan pestisida nabati dan pupuk cair organik 2 in 1. "Menggabungkan fungsi sebagai pestisida dan pupuk cair organik," kata Suriadi.
Ia menjelaskan bahwa komposisi Biopenazapt terdiri tanaman patah tulang, buah pinang muda, telor keong mas, bonggol pisang, gula merah dan air cucian beras. "Produk ini membantu melindungi tanaman dari hama sekaligus meningkatkan kesuburan dan pertumbuhan termasuk mencegah daun cabe keriting," terangnya.
Biopenazapt, menurut guru SMK PP Negeri 1 Kualuh Selatan, mengendalikan hawa secara alami. Kemudian menyuburkan tanah dan tanaman serta aman untuk tanaman dan lingkungan. Cara pakainya aplikasi 100 ml untuk 5 liter air. Diaplikasikan ke tanaman dengan cara penyemprotan atau penyiraman bagian akar tanaman.
"Biopenazapt meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen. Cocok untuk sayur, buah dan tanaman hias. Kedua produk inovasi sudah pernah ikut lomba riset inovasi Bappelitbang Provsu dan berhasil menjadi salah satu juara," sebut Suriadi. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan