Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wali Kota Pematangsiantar Buka MPLS, Tekankan Sekolah Harus Jadi Ruang Aman dan Menyenangkan

Johan Panjaitan • Senin, 13 Juli 2026 | 15:56 WIB
 Wali kota Pematangsiantar Wesly Silalahi foto bersama dengan Kadis Pendidikan Syaful Rizal dan murid baru. (Pra Evasi/Sumut Pos)
Wali kota Pematangsiantar Wesly Silalahi foto bersama dengan Kadis Pendidikan Syaful Rizal dan murid baru. (Pra Evasi/Sumut Pos)

 

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Pematangsiantar resmi dimulai, Senin (13/7/2026). Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, membuka pelaksanaan MPLS di UPTD SD Negeri 122332, Jalan Sudirman, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, dengan menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang belajar yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi setiap anak.

Di hadapan para siswa baru, guru, dan orang tua, Wesly menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SD Negeri 122332 yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan MPLS dengan baik.

Menurutnya, MPLS bukan sekadar agenda rutin setiap awal tahun ajaran, melainkan momentum penting untuk membentuk karakter, mental, dan rasa percaya diri anak-anak saat memasuki dunia pendidikan dasar.

"Momentum ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan gerbang awal yang sangat penting dalam membentuk karakter dan mentalitas anak-anak kita saat memulai jenjang pendidikan dasar," ujarnya.

Wesly menegaskan, pelaksanaan MPLS tahun ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah bagi Satuan Pendidikan.

Kebijakan tersebut, kata dia, menjadi penegasan komitmen pemerintah untuk menghadirkan sekolah sebagai ekosistem yang aman, inklusif, sehat, sekaligus menjunjung tinggi perlindungan terhadap anak.

Baca Juga: Bobby Nasution Sebut SMAN 1 Matauli Pandan Kebanggaan Baru Pendidikan Sumatera Utara

Karena itu, seluruh satuan pendidikan diminta memastikan lingkungan sekolah terbebas dari segala bentuk kekerasan fisik maupun psikis, perundungan (bullying), intoleransi, hingga praktik senioritas yang selama ini kerap dibungkus sebagai tradisi.

"Paradigma MPLS harus berubah. Jika dulu sering dianggap menegangkan, kini harus menjadi momentum yang penuh kegembiraan, kasih sayang, dan edukasi yang humanis," tegasnya.

Ia berharap sekolah mampu menjadi rumah kedua yang dirindukan para peserta didik. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang membuat anak merasa aman, dihargai, dan memperoleh ruang untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki.

"Ini adalah potensi besar yang harus kita bina bersama agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, dan berprestasi," katanya.

Kepada para siswa baru, Wesly berpesan agar tidak merasa takut menghadapi lingkungan yang baru. Ia mengajak mereka menikmati proses belajar, menghormati guru, menyayangi teman, serta terus mengejar cita-cita.

"Mulai hari ini kalian memiliki lingkungan belajar yang baru, teman-teman baru, dan bapak ibu guru yang siap membimbing dengan penuh kesabaran. Jangan takut atau cemas, karena sekolah ini adalah tempat yang aman untuk mengeksplorasi cita-cita kalian," pesannya.

Baca Juga: Komisi C DPRD Sumut Nilai PRSU Sangat Penting, Minta Pengelolaan Dievaluasi Usai Kegiatan Berakhir

Sebelumnya, Kepala UPTD SD Negeri 122332 Pematangsiantar, Dr. Malister Edison Napitupulu SPd MM, mengatakan tahun ajaran baru menjadi awal perjalanan pendidikan bagi para siswa setelah menikmati libur sekolah selama kurang lebih tiga pekan.

Ia mengaku bangga karena untuk pertama kalinya sekolah yang dipimpinnya dikunjungi langsung oleh Wali Kota Pematangsiantar.

Malister juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SD Negeri 122332.

Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menerima 92 peserta didik baru yang terdiri atas 48 siswa laki-laki dan 44 siswa perempuan. Seluruhnya dibagi ke dalam empat rombongan belajar.

Menurutnya, MPLS menjadi langkah awal agar para siswa mengenal lingkungan sekolah, para guru, serta budaya belajar yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan.

"Melalui MPLS, kami berharap anak-anak cepat beradaptasi, mengenal guru dan lingkungan sekolah sehingga merasa nyaman dan betah belajar di sini. Kepercayaan masyarakat terhadap sekolah ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Pembukaan MPLS turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Syaiful Rizal SSTP beserta jajaran, Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar, para guru, serta orang tua dan wali murid yang mendampingi anak-anak mereka pada hari pertama sekolah.(pra/han)

Editor : Johan Panjaitan
#ruang aman #wali kota pematangsiantar #mpls #menyenangkan