Gubsu Tengku Erry Nuradi dan Wagubsu Nurhajizah Marpaung.
MEDAN, SUMUTPOS.CO - Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Anshor Siregar mengingatkan, lamanya Nurhajizah dilantik menjadi Wagubsu karena ada kesimpangsiuran pemahaman tentang undang-undang.
Melihat kisruh yang mengiringi terpilihnya Wagubsu tersebut, Shohibul Anshor melihat ada peluang bakal terjadinya keretakan atau ketidakharmonisan hubungan antara Gubsu dan Wagubsu, seperti yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan.
“Jadi kalau saya melihat, Gubsu saat ini merasa lebih enak kalau tidak ada wakilnya. Ini dibuktikan kalau dia tidak proaktif untuk mencari penggantinya guna menjalankan roda pemerintahan Sumut,” ujarnya.
Menurut dia, ini menjadi salah satu faktor yang cukup besar yang menyebabkan berlarut-larutnya pelantikan Wagubsu. Namun, apabila seandainya Gubsu memiliki peran proaktif, maka ia akan melakukan komunikasi dengan partai pengusung siapa yang pas mengisi jabatan Wagubsu.
Lebih lanjut, saat disinggung mengenai Nurhajizah merupakan Wagub perempuan pertama di Sumut, dan ini merupakan pembeda dari sejumlah pasangan gubernur dan wakil gubernur sebelumnya, Sohibul mengatakan, ia merupakan militer, tentu ini yang membuat pembeda dengan wanita pada umumnya.
“Lamanya proses pelantikan ini bisa membuat Nurhajizah lelah. Sehingga berpotensi mencari tahu siapa saja yang menghambat pelantikannya,” ujarnya.
Nurhajizah Marpaung sendiri, saat ditanya soal lamanya proses pemilihan hingga ia dilantik dan duduk sebagai Sumut 2, mengatakan hal itu harus dimaklumi dan diambil hikmahnya. Sebab menurutnya, tahapan yang sudah berlalu tersebut, berada di tangan pihak lain, seperti DPRD Sumut dan pemerintah pusat. Sehingga mereka hanya menunggu keputusan dari Jakarta.
Calon Bupati Asahan pada Pilkada 2015 lalu ini, juga menyebutkan akan menemui pihak DPD Partai Hanura Sumut, sebagai partai politik yang mengusungnya sebagai calon Wakil Gubernur pengganti HT Erry Nuradi yang naik menjadi Sumut 1.
“Mungkin dua atau tiga hari ke depan saya akan laporan juga, enggak ada masalah. Jadi hari pertama khusus di sini (Kantor Gubernur Sumut) dulu,” kata Nurhajizah. (bal/saz) Editor : Admin-1 Sumut Pos