Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kalah Pileg, Kires Siap Bertarung Pilkada Binjai

Admin SP • Minggu, 14 April 2024 | 19:17 WIB
WAWANCARA: Ketua DPRD Binjai periode 2019-2024, H Noor Sri Syah Alam Putra, yang karib disapa Kires, saat diwawancarai wartawan. (Teddy Akbari/Sumut Pos)
WAWANCARA: Ketua DPRD Binjai periode 2019-2024, H Noor Sri Syah Alam Putra, yang karib disapa Kires, saat diwawancarai wartawan. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI-Sejumlah spanduk Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra, bertuliskan sebagai bakal calon wali kota, mulai bermunculan. Pria yang karib disapa Kires ini, memastikan diri, akan bertarung dalam Pilkada Kota Binjai yang jatuh pada 27 November 2024 mendatang.

Ketua DPRD Binjai ini, menyatakan, siap bertarung dalam Pilkada Binjai usai kalah dalam Pemilihan Legislatif pada 14 Februari 2024 lalu. Kires yang bertarung pada Daerah Pemilihan 1 Kecamatan Binjai Kota meraih kursi kelima dari jumlah alokasi empat kursi.

Kepercayaan diri Kires akan maju sebagai calon kepala daerah di Kota Binjai didukung dengan perintah dari DPP Partai Golkar.

"Golkar merupakan partai yang terkoordinir, artinya partai yang mempunyai landasan AD/ART dan peraturan organisasi. Sebagaimana yang saya sampaikan, bahwasanya saat ini saya adalah seorang calon yang diutus oleh DPP Golkar dan ditandatangani langsung oleh Pak Airlangga. Saya termasuk seorang kader Golkar yang mendapat mandat untuk menjadi calon kepala daerah di Binjai," ungkap Kires, beberapa waktu lalu.

Sejumlah syarat sudah dilakoni Kires untuk maju sebagai calon kepala daerah. Satu di antaranya, memberikan kontribusi dalam pemenangan Pilpres 2024 kemarin.

"Insya Allah sudah saya laksanakan (kontribusi pemenangan Pilpres), karena saya adalah seorang calon dari ketiga orang yang ditetapkan oleh DPP Golkar yang berkontribusi terhadap pemenangan partai. Saya seorang caleg untuk memenangkan Golkar di Binjai," akunya.

Selain Kires, DPP Partai Golkar juga memberi tugas sebagai calon kepala daerah di Kota Binjai kepada Zainuddin Purba (Anggota DPRD Sumut), dan Rizky Yunanda Sitepu (Wakil Wali Kota Binjai).

"Saya berpartisipasi, berkontribusi dalam pemenangan Pak Prabowo-Gibran. Sudah saya buktikan, Golkar dengan kekuatan basis kami bersama-sama kader ikut berkontribusi besar terhadap pemenangan Pilpres beberapa waktu lalu," jelas Kirea lagi.

"Di sini saya juga sebagai kader, apabila saya ditunjuk untuk nantinya sebagai calon kepala daerah, saya selaku kader Golkar Binjai siap. Baik itu calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah," imbuhnya.

Menurut dia, kader partai berlambang pohon beringin di Kota Binjai cukup minim sekali berkontribusi sebagai calon kepala daerah. Namun pada 2024 ini, Kires menyatakan siap maju sebagai calon wali kota di Kota Binjai, jika memang Partai Golkar menjagokannya.

"Dari DPP memerintahkan kami untuk melakukan survei melalui lembaga survei yang ada di Indonesia. Ada 14 lembaga survei yang dipercaya Golkar, dan itu kita pergunakan untuk survei kita sebagai calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah," kata dia.

Tak lupa, Kires mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dan amanahnya kepada Partai Golkar. Pada Pileg 2024, Partai Golkar keluar sebagai pemenang dan tetap mempertahankan kursi empuk Ketua DPRD Binjai.

"Terima kasih kepada masyarakat Binjai yang telah memberikan suaranya kepada Golkar, sehingga menjadi pemenang dengan perolehan 29.393 suara dan enam kursi di DPRD Binjai. Kami akan menjalankan amanah dan kepercayaan masyarakat yang telah diberikan," urainya.

Disoal komunikasi yang dilakukan kepada partai politik lain, Kires mengaku, sudah melakukan hal tersebut.

"Sampai saat ini, komunikasi cukup bagus dan ini nantinya akan saya sampaikan ke DPP. Bahwasanya komunikasi politik sudah saya laksanakan sesuai dengan perintah DPP Golkar kepada saya," kata dia.

Terpisah, DPD Partai Golkar Binjai sudah membuka pendaftaran penjaringan calon kepala daerah selama 15 hari, yang dimulai Selasa (9/4) hingga Kamis (23/4) mendatang. Pendaftaran dibuka saat jam kerja dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, di Kantor DPD Partai Golkar Kota Binjai, Jalan Chandra Kirana, Kelurahan Satria, Binjai Kota.

Dasar pembentukan penjaringan ini adalah Surat Keputusan Musyawarah Nasional ke 10 PG Nomor: X/Munas-X/Golkar/2019 tertanggal 5 Desember 2019 tentang Program Umum Partai Golkar. Kemudian, petunjuk pelaksanaan DPP PG Nomor: Juklak-3/DPP/Golkar/II/2020 tertanggal 7 Februari 2020, tentang Penetapan Pasangan Calon (Palson) Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota dari Partai Golkar. Dan surat DPD Partai Golkar Sumut Nomor: B-69/GK-SU/IV/2024 tertanggal 4 April 2024, serta surat DPD Partai Golkar Sumut Nomor: B-70/GK-SU/IV/2024 tertanggal 8 April 2024, tentang pendaftaran dan penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Wakil Ketua Tim Penjaringan, Riswan Pulungan menegaskan, proses penjaringan tanpa mahar, sebagaimana instruksi dan perintah Ketua Umum Airlangga Hartarto. Hingga Minggu (14/4), menurut Riswan, sejauh ini belum ada yang mendaftar.

"Pendaftaran ini terbuka dan tanpa mahar, baik untuk kader maupun non kader Golkar. Namun, mereka akan melakukan beberapa tahapan, tujuannya untuk mencari sosok terbaik yang akan dilaporkan kepada DPP Golkar melalui DPD Golkar Sumut," kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai ini.

Menurutnya, proses penjaringan ini menjadi bagian dari program partai untuk mencari sosok yang dinilai mumpuni untuk maju menjadi calon Wali Kota Binjai di Pilkada serentak yang rencana akan dilangsungkan pada 27 November 2024 mendatang.

"Dalam prosesnya, tim penjaringan akan melakukan berbagai tahapan seleksi, termasuk membuat survei mengenai para calon yang mendaftar. Survei mengenai elektabilitas, popularitas, dan akseptabilitas sosok," pungkasnya. (ted/saz)

WAWANCARA: Ketua DPRD Binjai periode 2019-2024, H Noor Sri Syah Alam Putra, yang karib disapa Kires, saat diwawancarai wartawan. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

Editor : Redaksi
#Pilkada binjai