Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

NasDem Terang-terangan Berkoalisi dengan Gerindra di Pilgub Sumut

Admin SP • Kamis, 4 Juli 2024 | 12:55 WIB
Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)
Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)


MEDAN, SUMUTPOS.CO - Meski belum resmi diumumkan oleh DPP NasDem, tapi sudah jelas partai politik pimpinan Surya Paloh ini, terang-terangan memberikan dukungan kepada Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, bertarung di Pilgub Sumut 2024.

Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar mengatakan dipastikan pada Pilkada serentak 2024, khususnya Pilgub Sumut hingga Pilkada di 33 Kabupaten/Kota, NasDem akan berkoalisi dengan Partai Gerindra.

"Kalau di Gubernur kita jelas, kita berkoalisi dengan Gerindra, kerja sama terus padu dalam rangka, membangun Sumatera Utara," ucap Iskandar dalam sela-sela deklarasi Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap sebagai Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Medan periode 2025-2030.

Iskandar mengungkapkan, bahwa pihaknya akan menjajaki komunikasi lebih intens dengan Gerindra, dalam menjalankan program bersama dalam menyukseskan dan memenangkan Bacalon Kepala Daerah, yang akan diusung nanti di Pilkada tahun ini.

"Kita berkomunikasi dengan bang Sugiat (Sekretaris DPD Gerindra Sumut), baik di tingkat DPW dan DPD akan intens berkomunikasi menyusun program kerja, dalam rangka untuk pemenangan pasangan kita," jelas Iskandar.

Iskandar mengungkapkan koalisi Gerindra dan NasDem, tidak saja di Pilwakot Medan dan Pilkada Sumut 2024. Tapi, seluruh Kabupaten/Kota di Sumut ini.

"Kerja sama kita dengan Gerindra, bukan saja di Kota Medan saja. Tapi, seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Utara," ujar Iskandar.

Iskandar mengatakan Pilpres tahun 2024, telah usai. Sehingga tidak ada lagi kubu-kubu di Pilkada serentak 2024. Sehingga bersatu mendukung pembangunan bangsa dan daerah ini.

"Pilpres sudah usai, sekarang bekerja sama untuk saling dukung dan mendukung membangun negara dan kebaikan masyarakat. Tidak ada lagi, kubu A dan kubu B. Bukan kubu 01, 02, 03 dan tidak ada lagi," kata Iskandar.

Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso membantah terjadi barter dukungan antara Gerindra dan NasDem. Yang dituding Gerindra mendukung Rico Waas di Pilkada Medan dan sebaliknya, NasDem mendukung Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024.

"Tidak ada istilah barter atau bagaimana seperti dagang sapi, tapi semangatnya. Bagaimana program Prabowo dan Gibran sukses. Kedua, kebutuhan daerah, bagaimana bisa menuntaskan problematika pembangunan daerah," jelas Sugiat.

Sugiat mengungkapkan koalisi sebagai semangat Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus NasDem dan PKB dimasing-masing DPP di Jakarta. Sehingga tidak ada istilah barter dukungan di Pilkada serentak.

"Di tingkat pusat lagi, ada semangat antara Koalisi Indonesia Maju plus NasDem dan PKB. Memetakan Pilkada serentak ini, untuk menguatkan," kata Sugiat.

"Kenapa ini, dibutuhkan?. Karena perjalanan periode pemerintahan Prabowo-Gibran juga harus didukung di tingkat provinsi, Kabupaten/Kota serentak. Dikhawatirkan, kalau tidak solid antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, mengganggu visi dan misi pak Prabowo dan Gibran saat kampanye di Pilpres 2024, kemarin," tandas Sugiat.(gus/han)

Editor : Redaksi
#DPP Nasdem #Pilgub Sumut 2024 #surya paloh