Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

PKS Gelar Fit and Proper Test Bacakada Medan, Binjai dan Deliserdang

Admin SP • Senin, 8 Juli 2024 | 13:25 WIB
TEMU PERS: Pengurus DPW PKS Sumut saat temu pers Kick Off Pilkada Serentak 2024, beberapa waktu lalu.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)
TEMU PERS: Pengurus DPW PKS Sumut saat temu pers Kick Off Pilkada Serentak 2024, beberapa waktu lalu.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar fit and proper test Bacalon Bupati dan Wali Kota yang akan mengikuti Pilkada serentak 2024 disejumlah daerah di Sumut. Tes wawancara ini, berlangsung di Hotel Grandika Medan.

"Fit and proper test hari ini, masih kita lakukan untuk Kabupaten/Kota," kata Ketua Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPW PKS Sumut, Amsal Nasution, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (8/7).

Amsal mengungkapkan, fit and proper test berlangsung beberapa hari ke depan, dengan Bacalon Kepala Daerah dari Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Kota Binjai.

"Masih lanjut beberapa hari lagi, pekan ini kita melakukan fit and proper test calon kepala daerah dari Medan, Binjai dan Deliserdang," jelas Amsal.

Disinggung untuk Bacalon Gubernur Sumut kapan akan dilakukan fit and proper test, Amsal menjelaskan pihak DPW PKS Sumut menyerahkan kepada DPP PKS di Jakarta.

"Fit and proper test di wilayah hanya kita lakukan ke calon Bupati/Walikota. Untuk Gubernur kita serahkan ke DPP PKS di Jakarta," kata Amsal.

Amsal juga mengungkapkan masih dinamis, belum ada keputusan dari DPP PKS, siapa sosok akan didukung dan diusung PKS di Pilkada Sumut 2024 ini.

"Kita tidak bisa menyebutkan yang mana besar dan kecil peluang bakal diusung PKS. Sejarah dengan pak Edy sudah. Sama pak Bobby kita tidak, tapi kita tidak ada masalah. Kawan-kawan PKS Medan tidak masalah juga sama pak Bobby," jelas Amsal.

"Tapi, intinya kita terbuka dengan opsi mana pun, kita menyampaikan deal komunikasi awal lah, dengan calon-calon yang ada, kita sampaikan ke DPP. Kemudian, diputuskan ada disana DPP. Kita paling memberikan pertimbangan bersifat lokal saja ke DPP," kata Amsal kembali.

Begitu juga, Amsal mengatakan bahwa untuk berkoalisi, pihaknya terus melakukan penjajakan komunikasi dengan sejumlah partai politik. Tapi, lagi-lagi yang memutuskan adalah DPP PKS.

"Kalau koalisi di Sumut ini, untuk Gubernur. Yang dominan ada di DPP, ya kita paling menyampaikan pertimbangan-pertimbangan, hasil komunikasi dengan calon. Ya nanti, DPP lah yang memutuskan itu," kata Amsal.

Amsal mengungkapkan, bahwa jadwal penyampaian berkas Bacalon Gubernur Sumut dari DPW PKS Sumut ke DPP PKS di Jakarta, pada akhir Juli 2024.

"Namun kita berupaya agar bisa lebih cepat menyampaikannya. Masih cukup panjang, tapi kalau masih mengerucut lebih cepat mungkin," sebut Amsal.

Beda dengan sejumlah parpol sudah menyampaikan dukungan kepada Bobby Nasution tinggal PDIP dan PKS, Amsal mengungkapkan bahwa partai berlambang bisa mengusung sendiri di Pilgub Sumut tanpa koalisi.

"PDIP bisa mengusung sendiri, kalau PKS tidak bisa mengusung sendiri. Tapi, PKS memiliki sendiri di hati ummat. Pilkada itu, beda sedikit hasilnya dengan Pemilu. Lumayan juga suara PKS dengan 10 kursi di DPRD Sumut hasil Pemilu 2024," tandasnya.(gus/han)

Editor : Redaksi
#pks