MEDAN, SUMUTPOS.CO - Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, mengingatkan seluruh kadernya untuk berjuang dan bergotong royong dalam memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala (Edy-Hasan) di Pilgubsu 2024, serta pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani (Ridha-Rani) di Pilkada Medan 2024.
Pasalnya, PDIP selalu disegani oleh lawan-lawan politiknya dan mampu memenangkan banyak kontestasi politik lewat semangat perjuangan dan gotong royong yang telah mengakar di setiap hati para kadernya.
"Kekuatan kita (PDI Perjuangan) bukan logistik, tetapi kekuatan kita adalah perjuangan dan gotong royong," ucap Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon dalam kegiatan Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDI Perjuangan Kota Medan di Tiara Hotel, Sabtu (26/10/2024).
Dikatakan Rapidin, PDIP telah melewati masa-masa sulit, khususnya pada Pileg 2024, baik di tingkat pusat, provinsi hingga Kabupaten/kota. Dan hasilnya, PDIP mampu mempertahankan posisi jawara di lembaga legislatif.
"Di pusat (DPR RI), kita tetap sebagai juara. Di Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), kita dapat menambah kursi dari 19 menjadi 21 kursi. Dan penambahan kursi di seluruh Kabupaten/Kota Sumatera Utara juga kita raih, dari 165 menjadi 182 kursi," ujarnya.
Dijelaskan Rapidin, dengan semangat perjuangan yang lebih besar, maka PDIP juga akan memenangkan Pilkada Sumut dan seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan.
Untuk itu, Rapidin meminta kepada seluruh kader PDIP, khususnya 'akar rumput', agar segera turun ke lapangan dan mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat untuk memenangkan pasangan-pasangan calon kepala daerah yang diusung PDIP.
"Kepada seluruh akar rumput, semua harus turun ke lapangan, turun ke masyarakat. Kita harus bahu membahu, bantu membantu. Siapapun kader kita harus mendukung pemenangan Ridha-Rani, harus berjuang maksimal," tegasnya.
Diingatkan Rapidin, sejatinya perjuangan yang dilakukan bukan hanya sekedar mendudukkan Ridha-Rani sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, tetapi perjuangan tersebut untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan.
"Jadi disini bukan perjuangan orang per orang, melainkan berjuang untuk mendapatkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi Kota Medan. Sekarang hasil elektabilitas mereka (Ridha-Rani) yang paling tinggi, ini harus terus kita jaga dan kita kawal sampai kemenangan itu benar-benar kita raih," tuturnya.
Disebutkan Rapidin, perjuangan tersebut akan lebih mulus dan bisa tercapai secara maksimal bila PDIP mengeluarkan para pengkhianat yang ada di tubuh partai.
"Sebab, para pengkhianat itulah yang akan membocorkan strategi pemenangan kita. Saya tegaskan, jangan coba-coba khianati partai dan Ibu Megawati. Lihat saja nanti, bagaimana nasib para pengkhianat itu," tegasnya lagi.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus mantan Menkumham RI, Yasonna Laoly, juga secara tegas mengingatkan seluruh kader PDIP agar solid dan merapatkan barisan untuk melawan kekuatan yang besar.
"Untuk memenangkan Pilkada Medan dan Pilgubsu, kita harus solid dan merapatkan barisan untuk melawan kekuatan yang besar," pungkasnya.
Seperti diketahui, Rakercabsus DPC PDIP Kota Medan itu dihadiri sejumlah pengurus dan elite PDIP, diantaranya Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPP PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, Anggota DPR-RI, Sofyan Tan, Sekretaris DPD Sumut, Sutarto dan pengurus DPC PDI Kota Medan serta Anggota DPRD Medan. Hadir juga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani.
(map/han)