Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Punguan Raja Bor-bor Naimarata Empat Kecamatan Pesisir Labuhanbatu Dukung Paslon Hero

Rahmat Sazaly Munthe • Senin, 28 Oktober 2024 | 08:45 WIB
DEKLARASI: Punguan Pemuda Raja Bor-bor Namairata di empat kecamatan, deklarasi pemenangan pasangan Cabup dan Cawabup Hendri Syahputra Daulay dan Ellya Rosa Siregar. (Fajar/Sumut Pos)
DEKLARASI: Punguan Pemuda Raja Bor-bor Namairata di empat kecamatan, deklarasi pemenangan pasangan Cabup dan Cawabup Hendri Syahputra Daulay dan Ellya Rosa Siregar. (Fajar/Sumut Pos)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO - Punguan Pemuda Raja Bor-bor Namairata di empat kecamatan (Bilah Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah, dan Panai Hilir) mendeklarasikan pemenangan pasangan calon Bupati (Cabup) dan calon Wakil Bupati (Cawabup) Hendri Syahputra Daulay dan Ellya Rosa Siregar (Hero) di lapangan bola Tanjung Haloban, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Minggu (27/10) lalu.

Punguan Raja Bor-Bor Naimarata terdiri dari marga-marga Pasaribu, Habeahan, Bondar, Gorat, Lubis, Pulungan, Datubara/Batubara, Tinendung, Tangkar, Matondang, Saruksuk, Tarihoran, Parapat, Rangkuti, Sipahutar, Daulay, Tanjung, Rambe, Hutasuhut, Simargolang, Gurning, Harahap, dan Malau.

Pada kesempatan itu, juga disematkan kain ulos untuk Cabup Hendri dan Cawabup Ellya Rosa.

Perwakilan Punguan Pemuda Raja Bor-bor Namairata di pesisir Labuhanbatu, Amin Lubis mengatakan, Labuhanbatu dalam keadaan darurat. Karena pemimpinnya selalu materialistis dan radikal duniawi.

"Labuhanbatu yang kita cintai saat ini dalam keadaan sangat memprihatinkan. Karena amanah masyarakat hanya segelintir saja yang jadi perhatian pemerintah dan manis di bibir saja," ungkap Amin.

Padahal kalau pemimpin kembali kepada Pancasila dan ketuhanan, maka niscaya masyarakat pesisir Labuhanbatu akan makmur.

"Kita tentu sudah mengetahui dan merasakan bagaimana penderitaan kita terutama daerah pantai di empat lecamatan ini, agar kita bersatu bangkit dan bangun kembali untuk memilih pemimpin kita yang betul-betul mengarahkan Labuhanbatu ini ke arah yang lebih baik lagi," jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, tidak ada pilihan lain. Dan tidak ada tawar-menawar. Sehingga untuk empat kecamatan di pesisir Labuhanbatu tidak ada pilihan lain kecuali pilihan paslon nomor 3.

Sedangkan perwakilan masyarakat pesisir Labuhanbatu, Surianto mengakui, selama ini kawasan pesisir pantai Labuhanbatu agak tertinggal. Namun, dengan munculnya paslon Hero, dia yakin ke depan pesisir tidak tertinggal lagi, bisa maju, bisa diperhatikan.

"Dan kami yakin, Henry Daulay dan Ellya Rosa bisa mengubah atau bisa membawa Labuhanbatu lebih maju ke depan nantinya," harapnya.

Sedangkan Hendri Syahputra Daulay, dalam orasinya mengaku, tidak akan terlalu jauh memberi janji politik. Namun, paslon Hero akan berbakti kepada masyarakat untuk kemajuan daerah. Khususnya untuk pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, dan prasarana transportasi.

"Kami tak banyak janji politik. Niat kami ingin mengabdi. Ingin perbaiki Labuhanbatu ini. Bagaimana supaya Labuhanbatu ini ke depannya lebih baik. Mana yang bengkok-bengkok diluruskan. Utamanya agar jalannya bagus. Pendidikannya gratis. Jangan ada kutipan. Akses kesehatannya murah. Berobatnya tak payah," pungkasnya. (fdh/saz)

Editor : Redaksi
#paslon HERO