LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO - Plt Bupati Labuhanbatu non aktif, Ellya Rosa Siregar menampung sejumlah aspirasi masyarakat Dusun Purba Bangun, Desa Tebing Linggahara, kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu, Senin (4/11/2024) malam.
Sejumlah keluhan masyarakat mengemuka saat silaturahmi Calon Wakil Bupati Labuhanbatu nomor 3 tersebut. Diantaranya, terkait kondisi kekinian makin tingginya tingkat pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Serta, perlunya dibangun bronjong penahan erosi air sungai Bilah yang kian menggerus sejumlah tanah warga.
"Pemerintah daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) akan berkoordinasi mencari solusinya. Dan, penindakan para pelaku dan penadah sawit curian akan sampai ke Desa Tebing Linggahara," ujar Ellya Rosa.
Sementara mengenai usulan masyarakat untuk pembangunan bronjong, Ellya Rosa mengaku Pemkab Labuhanbatu sempat mengalokasi dana untuk hal tersebut. Namun dibatalkan karena merupakan proyek pihak Pemprov sudah.
"Sudah sempat kita anggarkan, untuk Desa Tanjung Harapan tapi dibatalkan.Karena proyek bronjong itu dari Provinsi Sumatera Utara, bukan kita yang menganggarkannya," ujarnya.
Namun kritisnya kondisi tanah dan permukiman warga yang digerus air, sehingga Pemkab Labuhanbatu kedepan akan memikirkan ulang pengalokasian anggarannya.
"Jadi ini pun kami berusaha. Karena kami melihat tanah masyarakat sudah termakan oleh air. Kemarin kami melihat sudah hampir rumah penduduk terdampak erosi sungai yang tinggi," paparnya.
Sehingga, dalam bersilaturahmi dengan masyarakat tersebut, Ellya Rosa memohon dukungan dan restu masyarakat untuk memenangkan paslon Cabup dan Cawabup nomor 3 Hendri Syahputra Daulay - Ellya Rosa Siregar.
"Kami mengharapkan dukungan sekalian di Pilkada 27 Nopember 2024 memilih kami. Kiranya kami nanti dapat melanjutkan perjuangan setelah kami terpilih kembali," ujarnya.
Sementara itu, salahseorang Warga Desa Tebing Linggahara, Tengku Parluhutan Harahap menjelaskan kondisi jalan dari Desa Perlayuan sampai Desa Tanjung Harapan sudah berkualitas semenjak kepemimpinan Plt Bupati Labuhanbatu.
Meski masih ada terputus sepanjang tiga kilometer, warga berharap dilanjutkan pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan darat di sana.
Sehingga, jika nanti kembali terpilih memimpin Kabupaten Labuhanbatu agar mencukupkan anggaran proyek jalan di Desa itu. (fdh/han)
Editor : Redaksi