BINJAI, SUMUTPOS.CO - Anggota DPRD Binjai, Ronggur Simorangkir menyatakan siap memenangkan pasangan calon nomor urut 3, dr Donal Anjar Simanjuntak dan Muhammad Andri Alfisah pada pemilihan kepala daerah serentak 2024. Sisa waktu 22 hari lagi, Ronggur pun makin kencang melakukan sosialisasi program dan visi-misi Binjai Berdoa atau Binjai Bersama Donal-Andri.
Itu disampaikan politisi Partai Gerindra usai tatap muka dan silaturahmi di kediaman Simbolon, Jalan Ikan Arwana, Kelurahan Dataran Tinggi, Binjai Timur, Selasa (5/11/2024) siang. Ronggur di sana mendampingi Calon Wali Kota Binjai, dr Donal Anjar Simanjuntak saat bersilaturahmi dengan relawan katolik.
Ronggur juga mengajak kepada masyarakat yang hadir untuk memilih paslon nomor urut 3 pada Rabu (27/11/2024) mendatang.
"Kami mohon doa dan dukungan amang (bapak) dan inang (ibu) untuk memilih pasangan Binjai Berdoa, Bersama Donal-Andri," katanya.
Sebagai seorang dokter spesialis paru, Ronggur yakin, dr Donal Anjar Simanjuntak dapat merealisasikan program utamanya, jaminan kemudahan dalam berobat.
"Juga bantuan-bantuan sosial dari pusat yang saat ini masih belum tepat sasaran, lapangan pekerjaan dan infrastruktur untuk menanggulangi masalah banjir," sambungnya.
Sementara, Simbolon selaku perwakilan dari kelompok relawan katolik mengucapkan terima kasih kepada dr Donal Anjar Simanjuntak yang telah berkesempatan hadir. Dia kemudian mengajak masyarakat untuk memilih wali kota yang berasal dari Partai Gerindra agar terjadi kolaborasi dan keselarasan pembangunan hingga bantuan sosial yang saat ini masih sedikit berantakan.
"Pemimpin nasional kita adalah Bapak Prabowo yang juga telah memkmlin Partai Gerindra. Karena itu, harapan kita ketika memilih dr Donal, program nasional, program pemerintah pusat, bisa sejalan di daerah," kata Simbolon.
"Seperti kita ketahui, dr Donal juga sebagai kandidat dari Partai Gerindra. Mari kita sama-sama doakan semoga doa kita diterima tuhan sehingga dr Donal menjadi wali kota Binjai," pungkasnya.
Pada kesempatan itu, dr Donal Anjar Simanjuntak dan Ronggur Simorangkir, diulosi masyarakat dari relawan katolik. (ted/han)
Editor : Redaksi