Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jelang Pilkada Binjai, Provokasi Satu Relawan Paslon Berujung Adu Mulut hingga Viral di Medsos

Redaksi Sumutpos.co • Minggu, 24 November 2024 | 22:35 WIB
TEMPAT KEJADIAN: Posko pemenangan paslon nomor 04 yang menjadi tempat kejadian adu mulut sesama relawan. (Istimewa)
TEMPAT KEJADIAN: Posko pemenangan paslon nomor 04 yang menjadi tempat kejadian adu mulut sesama relawan. (Istimewa)

BINJAI, SUMUTPOS.CO - Akun Instagram bernama @area.binjai mengunggah postingan dengan narasi adanya penyerangan ke posko pemenangan yang diduga dilakukan satu relawan pasangan calon. Unggahan tersebut menyita perhatian khalayak luas lantaran hari H pemungutan suara menyisakan tiga hari lagi, Rabu (27/11) nanti.

Informasi dirangkum, peristiwa dugaan penyerangan ke posko pemenangan yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara itu terjadi pada, Sabtu (23/11) petang. Tak jauh dari lokasi kejadian sekitar 1,5 kilometer persisnya di lapangan bola Kelurahan Kebun Lada, pasangan calon nomor urut 3 menggelar kampanye akbar.

Usai kampanye akbar, peristiwa yang menghebohkan dan tidak diinginkan itu terjadi. Posko pemenangan relawan paslon nomor 04 disebut-sebut mendapat dugaan penyerangan.

Dalam video yang diunggah @area.binjai, terdengar suara pria yang diduga berinisial WT menantang dengan berujar, siapa yang melempar. Sebelumnya juga terdengar suara dalam video, ada dugaan pelemparan tersebut.

"Bagaimana, kami dilempar, kami dilempar," teriak seorang pria dalam video.

Tak lama kemudian, terdengar suara seorang pria yang diduga berinisial WT membantah pelemparan tersebut.

"Siapa yang ngelempar. Siapa yang ngelempar, yang ngelempar siapa," jawab pria tersebut.

Menanggapi soal itu, Tim Relawan Binjai Berdoa atau Bersama Donal-Andri, Agus Purwanto membeberkan, WT diduga melakukan provokasi lebih dulu melalui unggahan status pada media sosialnya. Dia juga mengirimkan dokumen foto berupa tangkapan layar unggahan status WT yang menunjukkan adanya kalimat atau narasi provokasi.

WT diketahui masuk dalam bagian tim relawan paslon nomor 04.

"Mulanya rombongan relawan bersama paslon melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Lapangan Kebun Lada. Saat itu sudah terjadi provokasi, tapi suasana masih kondusif. Provokasi (dimaksud) dari relawan Amir-Jiji di sosmed (sosial media)," ujar Agus, Minggu (24/11).

Usai kampanye akbar, kata Agus, relawan membubarkan diri dan kembali ke tempat masing-masing.

Baca Juga: KPU Dairi Sosialisasi PKPU 17/2024

"Saat melintas di Posko Amir-Jiji, relawan dilempari. Mungkin Jiji terlalu sibuk di Medan ikut kampanye Bobby jadi dia gak dapat cerita yang sebenarnya di lapangan," ujar Agus.

"Kita dapat memahami, Jiji kan memang bukan orang Binjai dan tidak stay di Binjai. Makanya dia tidak tau fakta sebenarnya," sambungnya.

Meski demikian, Agus menegaskan, akan melaporkan provokator tersebut ke pihak berwajib.

"Kami mempertimbangkan melaporkan provokator tersebut ke pihak berwajib," kata Agus.

Peristiwa itu memang menyita perhatian Calon Wakil Wali Kota Binjai nomor urut 04, Hasanul Jihadi. Pria berkacamata yang akrab disapa Bang Jiji ini juga turun langsung ke posko pemenangan yang menjadi tempat kejadian perkara.

Peristiwa itu menyita perhatian masyarakat sekitar. Bahkan, juga mengganggu pengendara yang melintas.

Soal adanya dugaan pelemparan yang diduga menjadi pemicu cekcok mulut antar kelompok relawan ditepis oleh Jiji.

"Pelemparan batu itu tidak ada" ujarnya.

Dari informasi yang dikumpulkannya, ujar Jiji, mulanya ada iring-iringan dari pendukung paslon lain yang melintas di depan posko.

"Sebelumnya sempat terjadi adu mulut. Dan rombongan paslon lain itu masuk ke dalam pekarangan posko kita di Kecamatan Binjai Utara ini," ujar Jiji.

Usai masuk ke pekarangan posko, rombongan paslon lain itu melakukan beberapa pengerusakan Alat Praga Kampanye (APK) milik Amir-Jiji.

"Tapi ya sudah, kita hari ini selaku paslon, sudah menenangkan kepada teman-teman yang ada di posko, untuk menahan diri saja. Jangan ikut terpancing, jangan juga ikut terprovokasi apalagi mau membalas. Kami mengimbau kita sama-sama saudara," kata Jiji.

"Kita sedang berkontestasi di pilkada, kita bukan mencari keributan. Kontestasi kita adalah kontestasi ide, bukan kontestasi fisik. Insya Allah yang dimenangkan itu adalah putra-putra terbaik di Kota Binjai," pungkasnya. (ted/saz)

Editor : Redaksi
#Pilkada binjai #pilkada 2024