MEDAN, SUMUT POS- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus melakukan pembenahan internal organisasi guna memperkuat struktur partai hingga tingkat daerah.
Salah satu langkah yang kini diterapkan adalah perubahan mekanisme pemilihan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) di seluruh Indonesia, termasuk di Sumatera Utara, melalui sistem uji kelayakan dan kompetensi atau fit and proper test.
Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga, mengatakan mekanisme baru tersebut merupakan terobosan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB untuk melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang berkualitas, solid, dan mampu membawa partai naik ke level yang lebih baik.
Baca Juga: PKB Sumut Perkuat Organisasi, Ashari Tambunan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Pengabdian
Menurut Zeira, sistem pemilihan dengan metode voting yang selama ini digunakan dinilai berpotensi memunculkan keterbelahan di internal partai. Bahkan, tidak sedikit kader yang kalah dalam kontestasi memilih hengkang dan berpindah ke partai lain.
“DPP PKB membuat terobosan baru dengan mengganti sistem voting menjadi uji kelayakan atau fit and proper test. Tujuannya agar tidak terjadi perpecahan di internal partai dan supaya kader-kader terbaik bisa muncul memimpin DPC di masing-masing daerah,” ujar Zeira saat ditemui di Hotel Grand Antares, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, proses penentuan calon Ketua DPC dilakukan melalui sejumlah tahapan yang cukup ketat dan terstruktur. Tahap awal dimulai dengan pemetaan potensi calon pemimpin di setiap kabupaten dan kota, baik dari internal maupun eksternal partai.
“Ketua Pendidikan Pemerintah, Bapak Munir, ditugaskan untuk melakukan pemetaan terhadap tokoh-tokoh potensial yang dianggap mampu memimpin PKB di daerah masing-masing,” katanya.
Hasil pemetaan tersebut kemudian dibahas dalam rapat DPW sebelum disampaikan kepada DPP PKB sebagai bahan rekomendasi calon Ketua DPC.
Selanjutnya, nama-nama calon akan dibawa dalam Musyawarah Cabang (Muscab) untuk disepakati bersama.
Dalam forum Muscab itu, kata Zeira, pengurus anak cabang (PAC) di tingkat kecamatan juga diberikan ruang untuk mengusulkan tambahan nama calon apabila dianggap layak dan memiliki kapasitas memimpin partai.
“Nanti dalam Muscab, nama-nama calon dibacakan dan disepakati bersama. PAC juga boleh mengusulkan calon tambahan yang dinilai punya kemampuan memimpin PKB di daerah,” jelasnya.
Setelah itu, DPP PKB akan melakukan uji kelayakan terhadap seluruh kandidat. Penilaian dilakukan berdasarkan komitmen terhadap partai, proposal atau gagasan yang ditawarkan, hingga kemampuan kepemimpinan para calon.
“DPP akan melihat sejauh mana komitmen calon terhadap partai, bagaimana visi dan proposal yang mereka tawarkan, serta potensi mereka dalam membesarkan PKB di wilayah masing-masing,” ungkap Zeira.
Ia juga menyebut pelaksanaan uji kelayakan yang digelar pada 9 Juli mendapat antusiasme luar biasa. Tidak hanya dari kader internal PKB, sejumlah tokoh eksternal juga ikut ambil bagian dalam proses penjaringan tersebut.
“Antusiasmenya sangat tinggi. Dari 80 peserta yang diundang, hadir 81 orang. Ini menunjukkan banyak pihak yang ingin ikut membangun PKB menjadi lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk pengurus wilayah lainnya.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut itupun menambahkan, pengumuman sekaligus pelantikan Ketua DPC terpilih akan dilaksanakan pada 23 Juli 2026 di Jakarta, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PKB. Dalam agenda tersebut, DPP juga akan menetapkan lima posisi penting di struktur kepengurusan.
“DPP nantinya akan menetapkan lima posisi strategis, yaitu Ketua Suro, Sekretaris Suro, Ketua Tanfidz, Sekretaris Tanfidz, dan Bendahara. Pengumuman serta pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB,” katanya.
Melalui mekanisme baru tersebut, DPW PKB Sumut berharap partai semakin solid dan mampu menghadirkan kepemimpinan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami berharap sistem ini membawa kebaikan bagi masyarakat Sumatera Utara dan seluruh Indonesia. Semangatnya adalah PKB bangkit, solid, dan menang,” tutup Zeira.(san/ram)
Editor : Juli Rambe