Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

PSMS No Problem

Admin-1 Sumut Pos • Selasa, 17 Oktober 2017 - 17:49 WIB
SUTAN SIREGAR/SIREGAR SELEBRASI_Para pemain PSMS Medan melakukan selebrasi usai I Made Wirahadi mencetak gol ke gawang Persibat Batang dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Teladan Medan, Selasa (3/10) Psms Medan berhasil meraih kemenangan dengan mengalahkan p
SUTAN SIREGAR/SIREGAR SELEBRASI_Para pemain PSMS Medan melakukan selebrasi usai I Made Wirahadi mencetak gol ke gawang Persibat Batang dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Teladan Medan, Selasa (3/10) Psms Medan berhasil meraih kemenangan dengan mengalahkan p
Photo
Photo
SUTAN SIREGAR/SIREGAR
Para pemain PSMS saat melakukan penghormatan kepada suporter.  Delapan besar digelar di tempat netral.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO - Lima klub calon tuan rumah babak 8 besar Liga 2 harus berjiwa besar untuk mengubur mimpi mereka menjadi tuan rumah. Pasalnya, PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola tanah air sudah memutuskan agar pertandingan babak perempat final tersebut berlangsung di zona netral alias tidak di home base salah satu klub peserta.


Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan, kebijakan itu dengan terpaksa harus mereka ambil setelah mereka melihat tensi kompetisi yang mulai meninggi dalam beberapa pekan terakhir. "Hasil kajian dan diskusi kami di internal memang seperti itu. Babak 8 besar harus berlangsung di zona netral," tegas Joko.


Terkait PT LIB (Liga Indonesia Baru) sebagai operator yang sudah melakukan proses open bidding tuan rumah babak perempat final tersebut, Joko mengatakan bahwa mereka cukup menghargai upaya tersebut. Namun, lanjut Joko, dengan berat hati mereka akan meminta operator untuk membatalkan semua proses tersebut.


"Dalam waktu dekat kami akan memanggil operator dan menjelaskan semua keputusan kami kepada mereka. Hemat kami, babak yang sangat krusial ini idealnya digelar di zona netral," papar pria asal Ngawi, Jawa Timur itu. "Tapi, bagi kami, menggelar laga ini di zona netral adalah untuk menyelamatkan kompetisi," papar dia. 

Di sisi lain, Chief Operating Oficer (COO) PT LIB, Tigorshalom Boboy mengungkapkan bahwa, kendati belum mendapat surat resmi terkait laga yang harus berlangsung di zona netral itu, mereka tidak bisa menolak. "Karena PSSI adalah regulasi  kompetisi. Tapi, kalau memang benar seperti itu, maka ini adalah pekerjaan rumah baru lagi kepada kami," papar Tigor.


"Jadi kalau mencari kota di sekitaran Jawa untuk menggelar pertandingan yang ada Persebaya - nya, sepertinya agak susah," ujarnya. "Jadi, besar kemungkinan untuk grup yang ada Persebaya akan kami gelar di luar Jawa. Bisa saja di Sumatera atau di Sulawesi, yang terpenting memiliki fasilitas stadion yang memenuhi standar," jelasnya.


Sementara itu PSMS yang berambisi menjadi tuan rumah mengatakan akan legowo kalau memang delapan besar di tempat netral. "Harapannya kalau bisa ya PSMS jadi tuan rumah. Tapi walau pun nantinya digelar di tempat netral, itu merupakan keputusan yang arif. Saya sangat setuju dengan itu," ucap Djanur.


Babak 8 besar tanpa tuan rumah, diakui Djanur merupakan opsi terbaik. Apalagi saat ini persepakbolaan Indonesia sedang marak aksi kerusuhan terutama di kalangan suporter.

Terkait diundurnya jadwal 8 besar, Djanur tak mau mempermasalahkan hal tersebut. Pihaknya justru menganggap itu sebuah keuntungan. "Dari segi persiapan, tentunya kami lebih banyak punya waktu. Kami akan maksimalkan waktu tersebut untuk menutupi kekurangan yang ada, terutama dengan akan menggelar uji coba," sebut Djanur.


PSMS sendiri tergabung di Grup X bersama Persis Solo, Kalteng Putra dan Martapura FC. PSMS lolos ke babak 8 besar setelah menjadi runner up Grup B mendampingi PSIS Semarang.


Sementara itu Ketua Harian PSMS, Kisharianto Pasaribu menyatakan masing-masing perwakilan tim diundang menghadap PT LIB untuk membahas babak 8 besar, Jumat (20/10). "Ya kami masih berharap bisa jadi tuan rumah. Kalau pun tidak, mungkin main di tempat netral itu lebih pantas," katanya. (ben/jpnn/don)  Editor : Admin-1 Sumut Pos
#liga 2 #8 Besar Liga 2 #tempat netral #psms