Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mantan Model Debby Arsyad Bercerita Sepak Bola dan Doakan PSMS ke Liga 1

Johan Panjaitan • Sabtu, 27 September 2025 | 21:05 WIB
Peragawati dan Model era 1983, Debby Arsyad. (Dok Pribadi)
Peragawati dan Model era 1983, Debby Arsyad. (Dok Pribadi)

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com - Debby Arsyad, peragawati atau model era 1983 bercerita soal pengalamannya bermain sepak bola. Menurut model asal Palembang ini bermain sepak bola cukup kompetitif sehingga harus latihan tiap hari.

Debby Arsyad menuturkan bermain sepak bola secara kebetulan. Pada tahun 1983 almarhumah Rima Melati mengumpulkan beberapa model dan aktris di Indonesia. Para model diajari main sepak bola untuk pertandingan persahabatan dengan modal dan aktris Malaysia.

"Saya dulu baru tamat SMA, anggota Indonesian Modelling Agency milik Almarhumah Rima Melati. Alhamdulillah, kami diajarin kayak mengenal sepak bola lebih dalam. Terus tekniknya, diajarin shooting-nya itu nggak perlu keras yang penting terarah," tuturnya.

Selama latihan sepak bola, kata Debby tradisi bangun tidur itu berubah. "Saya senang, karena biasanya bangun tidur selalu siang. Tapi saat training, selalu pagi hari, jam enam sudah harus berada di Lapangan Sepak Bola di Menteng, Jalan Cokroaminoto Jakarta," ungkapnya.

Kendati demikian, menurutnya padatnya intensitas latihan itu membuat kemampuan sepak bolanya kian terasah. Debby juga mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga baik dari sisi teknis "Kami, para model jadinya bisa lebih disiplin dan tepat waktu," paparnya.

Dalam tim IMA (Indonesia Model Aktris) sebutnya, hanya Muti yang pemain sepak bola sebenarnya. Selebihnya model dan aktris seperti Merry Sanger, Rina Hasyim, Ida Leman, Hana Wijaya, dan Mutia Datau. Pelatihnya Tinneke Lantang dari Buana Putri. "Muti juga ikut mengajari kami," sebutnya.

Menurutnya, bermain sepak bola menambah pengalaman buat dirinya. Dulu model dan aktris kalau ada bola datang suka lupa dan lari takut kena bola, takut kukunya patah. "Yang ikut ke Malaysia, ada reporter teman Tante Rima, El Manik," ungkapnya.

Dalam pertandingan sepak bola melawan Model dan Aktris Malaysia, tim yang dibelanya kalah 0-7. "Mereka (Models Malaysia) memakai pemain sepak bola yang professional, hanya satu model dan satu aktris. Mereka tidak jujur," tegasnya.

Debby Arsyad bermain sepak bola pada tahun tahun 1982 atau 1983. Selama itu, beliau bermain satu kali saat di Malaysia dan beberapa kali di Jakarta, bertanding dengan klubnya Mutia Datau

Saat ini rekan satu tim sudah empat orang yang meninggal dunia yakni, alm Rima Melati, Ungky, Detty Say, dan Venny Siregar.

"Saya suka main sepak bola karena sangat bermanfaat, menjadi lebih sehat, meningkatkan fokus, mengembangkan keterampilan sosial, seperti kerja sama tim. Dulu itu dapat pengalaman baru yang menyenangkan. Tapi yang sedihnya, saya didorong, terjatuh, banyak luka kena cakar oleh pemain Malaysia," kisahnya.

Baca Juga: BI Jaga Rupiah di Kisaran Rp 16.600 – Rp 16.800 per USD Lewat Operasi Pasar

Debby berhenti jadi peragawati tahun 1985 karena harus sekolah ke Amerika. Mungkin kalau tidak berangkat ke Amerika bisa aja ikut main sepakbola terus menerus.

"Saya senang nonton pertandingan sepak bola karena mengingatkan waktu ikut latihan sepakbola di Menteng Jakarta," ungkapnya.

" Pelatih tim kami, Tinneke Lantang itu sabar sekali, pemain yang satunya Muti, sangat baik dan tulus. Walaupun hanya bertemu beberapa kali dalam dua tahun itu, saya tetap ingat kebaikan mereka," ucapnya yang ingin menetap di Medan

Debby ternyata mengikuti perkembangan tim PSMS Medan. Dia berharap Ayam Kinantan di tangan Kas Hartadi dapat naik ke Liga 1. PSMS harus bermain semangat, keras dan lugas berciri khas Medan. "Semoga PSMS ke Liga 1," harapnya. (dek)

Editor : Johan Panjaitan
#peragawati #model #sepak bola