SINSHEIM, Sumutpos.jawapos.com-Florian Wirtz masih belum menemukan performa terbaiknya bersama Liverpool FC (LFC). Didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan harga fantastis GBP 116,5 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun, Wirtz justru belum mencetak satu pun gol dalam sepuluh penampilannya sejauh ini.
Kritik pun mulai berdatangan seiring dengan rentetan tiga kekalahan beruntun yang dialami The Reds dalam sepekan terakhir. Sebagai pemain muda berlabel mahal, Wirtz dinilai belum mampu beradaptasi penuh dengan gaya permainan cepat dan intens di Premier League.
Namun, pemain berusia 22 tahun itu berpeluang menemukan kembali sentuhan magisnya saat memperkuat timnas Jerman di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA. Jerman akan menjamu Luksemburg pada matchday ketiga grup A di Rhein-Neckar-Arena, Sinsheim, dini hari nanti (siaran langsung iNews/Vision+ pukul 01.45 WIB).
Didukung Rekan Setim dan Legenda
Meski dikritik di klub, dukungan justru mengalir deras di skuad Der Panzer. Bek kiri Jerman, David Raum, memastikan bahwa seluruh tim percaya pada kemampuan Wirtz.
“Kami yakin dengan Flori. Dia tahu apa yang harus dilakukan di timnas,” ujar Raum kepada Bild.
Legenda Jerman, Philipp Lahm, juga membela Wirtz.
“Pindah ke liga lain tidak mudah. Florian pemain hebat, dia hanya butuh waktu,” kata Lahm kepada Kicker.
Wirtz sebelumnya tampil impresif saat mencetak satu gol dalam kemenangan Jerman atas Irlandia Utara di Koln (8/9).
Peran Sama, Gaya Berbeda
Menariknya, posisi Wirtz di klub dan timnas terlihat mirip namun memiliki perbedaan besar dalam penerapan taktik. Bersama Liverpool, ia bermain sebagai gelandang serang nomor 10 dalam formasi 4-2-3-1. Sedangkan di bawah asuhan Julian Nagelsmann di timnas Jerman, Wirtz berperan lebih bebas dalam skema 3-4-2-1.
Direktur Olahraga DFB, Rudi Völler, menilai perubahan ini turut memengaruhi adaptasi Wirtz.
“Saya melihat beberapa laganya di Liverpool. Dia bekerja keras, sering turun ke belakang, dan berlari tanpa henti,” ujar Völler.
Kini, laga kontra Luksemburg bisa menjadi momen bagi Wirtz untuk menemukan kembali kepercayaan diri—dan membuktikan bahwa pemain seharga Rp 2,5 triliun itu masih layak diperhitungkan di level tertinggi.(jpg/han)
Prakiraan Pemain:
JERMAN (3-4-2-1): 1-Baumann (g); 15-Anton, 4-Tah, 3-Koch; 7-Leweling, 6-Kimmich (c), 8-Goretzka 22-Raum; 17-Wirtz, 20-Gnabry; 11-Woltemade
Pelatih: Julian Nagelsmann
LUKSEMBURG (5-4-1): 1-Morris (g); 18-Jans (c), 3-Mahmutovic, 13-Carlson, 22-Martins, 4-Bohnert; 10-Sinani, 6-Moreira, 16-Barreiro, 9-Dardari; 11-Muratovic
Pelatih: Jeff Strasser
KLASEMEN SEMENTARA GRUP A
1. Slovakia 2 2 0 0 3-0 6
2. Irlandia Utara 2 1 0 1 4-4 3
3. Jerman 2 1 0 1 3-3 3
4. Luksemburg 2 0 0 2 1-4 0
KETERANGAN
- Juara grup lolos otomatis ke Piala Dunia 2026
- Runner-up grup ke playoff putaran kedua kualifikasi zona UEFA