Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Milan vs Roma: Pertarungan Taktik Prebutan Scudetto

Johan Panjaitan • Minggu, 2 November 2025 | 11:50 WIB
Gian Piero Gasperini, pelatih AS Roma. (instagram)
Gian Piero Gasperini, pelatih AS Roma. (instagram)

MILAN, Sumutpos.jawapos.com-Menjelang giornata ke-10 Serie A, duel panas di San Siro antara AC Milan dan AS Roma diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik pekan ini.

Meski Rossoneri masih dijagokan sebagai kandidat utama scudetto musim ini, Roma di bawah kendali Gian Piero Gasperini perlahan menunjukkan ancaman serius. Il Lupi kini mulai mengintip posisi puncak klasemen sementara yang dikuasai SSC Napoli.

Pertandingan dini hari nanti (siaran langsung Vidio, pukul 02.45 WIB) menjadi kesempatan bagi Milan untuk menggagalkan langkah ambisius Roma merebut capolista.

Gasperini Pede Kudeta Napoli

Berbicara kepada DAZN, Gasperini mengaku optimistis timnya mampu mengambil alih puncak klasemen.

“Kami berharap para rival terpeleset di laga lain,” ujar pelatih berusia 67 tahun itu dengan nada percaya diri.

Namun, misi tersebut tidak akan mudah. Gasperini belum pernah mengalahkan Massimiliano Allegri dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, termasuk saat keduanya masih menukangi Atalanta dan Juventus. Allegri selalu menjadi batu sandungan dalam setiap duel taktis mereka.

“Kami akan datang dengan wajah yang berbeda kali ini,” ucap Gasperini singkat.

Allegri Unggul dalam Catatan Pertemuan

Dalam 30 pertemuan terakhir, Allegri selalu berhasil menggagalkan upaya Gasperini mencuri kemenangan. Terakhir kali keduanya bentrok, di final Coppa Italia dua musim lalu, Allegri kembali keluar sebagai pemenang.

Kini, kesempatan bagi Gasperini untuk mematahkan rekor itu kembali terbuka — tetapi tidak di tempat yang mudah: San Siro, markas Rossoneri.

Rossoneri di Atas Angin

Eks kiper AC Milan dan Roma, Antonio Mirante, menilai Milan tampil lebih solid musim ini.

“Menurutku, Milan saat ini bermain lebih bagus, lebih kompak, dan sangat percaya diri,” ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.

Di kandang sendiri, Milan sudah membuktikan keperkasaannya. Kemenangan atas Napoli (29/9) di San Siro menjadi sinyal bahwa tim asuhan Allegri mampu menundukkan tim papan atas lainnya dengan performa stabil dan disiplin tinggi.

Duel Dua Filosofi

Pertemuan ini bukan sekadar soal perebutan poin, melainkan duel dua filosofi: pragmatisme efektif ala Allegri melawan intensitas menyerang khas Gasperini.
Jika Milan berhasil menjaga konsistensi dan mengontrol tempo sejak awal, Il Lupi berisiko kembali gagal merealisasikan ambisi besar mereka.

Laga berpotensi berjalan ketat, namun dengan pengalaman dan efisiensi di bawah tekanan, AC Milan tampak lebih siap menjadi batu sandungan bagi Roma di San Siro.(jpg/han)

Perkiraan Pemain:
AC MILAN (3-5-1-1): 16-Maignan (g) (c); 5-De Winter, 46-Gabbia, 31-Pavlovic; 56-Saelemaekers, 19-Fofana, 14-Modric, 8-Loftus-Cheek, 2-Estupinan; 18-Nkunku; 10-Leao
Pelatih: Massimiliano Allegri


AS ROMA (3-4-1-2): 99-Svilar (g); 22-Hermoso, 23-Mancini, 5-Ndicka; 19-Celik, 8-El Aynoui, 17-Kone, 43-Wesley; 4-Cristante (c); 18-Soule, 21-Dybala
Pelatih: Gian Piero Gasperini

 

Editor : Johan Panjaitan
#scudetto #kandidat #ambisi #Laga Menarik