LONDON, Sumutpos.jawapos.com–Arsenal menunjukkan ketegasan dalam perburuan gelar usai menundukkan Fulham dengan skor meyakinkan 3-0 pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (2/5) malam WIB.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga pernyataan kuat. Arsenal kini mengoleksi 76 poin dan membuka jarak enam angka dari pesaing terdekat, Manchester City, yang masih membayangi dengan 70 poin dan sisa laga lebih banyak.
Sorotan utama tertuju pada Viktor Gyokeres. Penyerang tajam itu tampil klinis dengan dua gol cepat—membuka keunggulan di menit ke-9 dan menutup babak pertama pada masa injury time (45+4’). Satu gol lain disumbangkan Bukayo Saka di menit ke-40, melengkapi dominasi The Gunners.
Baca Juga: Tarif Pendorong Kursi Roda Berpotensi Melonjak Jelang Puncak Haji, Bisa Tembus 600 Riyal
Sejak peluit awal, tim racikan Mikel Arteta langsung menekan. Gol pembuka lahir dari kerja sama rapi Saka yang mengecoh lini belakang lawan sebelum mengirim umpan datar yang disambar Gyokeres tanpa ampun. Arsenal sempat menambah gol melalui Riccardo Calafiori, namun dianulir karena offside.
Tak butuh waktu lama untuk mengganti momen itu. Kali ini, Gyokeres berbalik menjadi kreator, mengirim umpan matang yang dituntaskan Saka. Menjelang turun minum, Gyokeres kembali mencatatkan namanya di papan skor, memanfaatkan umpan silang Leandro Trossard.
Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun. Arteta melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran tim jelang laga penting kontra Atletico Madrid di semifinal Liga Champions. Situasi ini memberi ruang bagi Fulham untuk sesekali mengancam, namun upaya seperti dari Timothy Castagne masih belum mampu menembus kokohnya penjagaan David Raya.
Baca Juga: Unpri Sukses jadi Tuan Rumah Pilmapres 2026
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan. Arsenal pun melangkah mantap, menjaga momentum di fase krusial musim. Dengan tiga laga tersisa, setiap kemenangan kini terasa seperti satu langkah lebih dekat menuju trofi yang telah lama mereka dambakan.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan