Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Hat-trick di Final DFB-Pokal, Harry Kane Tutup Musim dengan 61 Gol dan Treble Bersama Bayern

Johan Panjaitan • Senin, 25 Mei 2026 | 08:00 WIB
seleberasi Harry Kane saat mencetak gool. (sportingnews)
seleberasi Harry Kane saat mencetak gool. (sportingnews)

 

BERLIN, Sumutpos.jawapos.com– Musim ketiga Harry Kane bersama FC Bayern Munich berubah menjadi panggung kesempurnaan. Sang kapten timnas Inggris tidak hanya mengantar Bayern menyapu bersih tiga gelar domestik, tetapi juga menutup musim dengan angka luar biasa: 61 gol dari 51 pertandingan.

Puncaknya terjadi di Olympiastadion Berlin, Minggu (24/5), ketika Bayern menaklukkan VfB Stuttgart pada final DFB-Pokal. Kane tampil sebagai pembeda lewat hat-trick pada menit ke-55, 80, dan 90+2 yang memastikan kemenangan Die Roten sekaligus melengkapi treble domestik setelah sebelumnya menjuarai Bundesliga dan Franz Beckenbauer Supercup.

Catatan 61 gol itu menempatkan Kane sejajar dengan rekor Cristiano Ronaldo saat membela Real Madrid CF pada musim 2014-2015. Ia kini hanya kalah dari torehan fenomenal 73 gol milik Lionel Messi bersama FC Barcelona musim 2011-2012.

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, tak menutupi kekagumannya terhadap performa striker berusia 32 tahun itu.

“Dia bermain di final dan mencetak hat-trick. Itu luar biasa,” ujar Kompany kepada ESPN.

Baca Juga: Masih Buron, Polres Dairi Akan Segera Terbitkan Status DPO Terhadap 2 Tersangka Penganiayaan

Produktivitas Kane musim ini melonjak drastis dibanding musim lalu yang “hanya” menghasilkan 41 gol dalam jumlah pertandingan yang sama. Sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur FC pada musim panas 2023, Kane telah mengoleksi 146 gol dari 147 pertandingan bersama Bayern—angka yang mempertegas statusnya sebagai mesin gol paling mematikan di Eropa saat ini.

Namun, kontribusi Kane musim ini tak hanya diukur lewat jumlah gol. Di bawah racikan Kompany, ia menjelma menjadi penyerang komplet yang rela turun membantu pertahanan, melakukan pressing, bahkan melakukan tekel di area sendiri.

“Kalau diperhatikan, dia melakukan tekel dekat bendera sudut. Orang mungkin hanya melihat gol-golnya, padahal dia melakukan banyak hal lain di lapangan,” kata Kompany.

Bek Bayern Jonathan Tah menyebut etos kerja Kane menjadi energi tambahan bagi rekan-rekannya di lini belakang.

“Ketika saya melihat dia berlari mundur dan melakukan tekel pada menit ke-75, itu membuat saya ingin memberikan segalanya untuk dia,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Medan Tuntungan Keluhkan Tidak Ada LPJU di 29 Titik, Rizki Lubis: Dishub Medan Segera Pasang LPJU

Pujian bahkan datang dari kubu lawan. Pelatih Stuttgart Sebastian Hoeneß mengaku terkesan dengan mentalitas Kane yang tetap bekerja keras hingga akhir pertandingan.

“Pada menit ke-96 saat skor sudah 3-0, dia masih merebut bola di area pertahanannya sendiri. Dia benar-benar pemimpin,” kata Hoeness kepada Kicker.

Di tengah musim yang nyaris sempurna itu, masa depan Kane di Allianz Arena mulai menjadi pembicaraan. Kontraknya memang masih berlaku hingga Juni 2027, namun manajemen Bayern disebut ingin segera memperpanjang kerja sama.

Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, sebelumnya mengonfirmasi klub terus berdiskusi mengenai kontrak baru sang striker.

Meski demikian, Kane memilih belum membicarakan soal masa depannya. Fokus utamanya kini adalah membawa England national football team tampil maksimal di 2026 FIFA World Cup.

“Bukan waktu yang tepat membicarakan itu sekarang. Semua orang tahu saya sangat menikmati waktu di sini bersama Bayern,” ujar Kane kepada Sky Deutschland. (jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#dfb #harry kane #final #bayern munchen