MEDAN, Sumutpos.jawapos – Stadion Teladan Medan kembali bersiap menorehkan sejarah. Stadion legendaris yang baru direvitalisasi itu dipastikan menjadi salah satu venue ASEAN U-19 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-19 yang akan digelar di Sumatera Utara mulai awal Juni mendatang.
Kepastian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi pecinta sepak bola Sumatera Utara. Setelah sekian lama tidak menjadi tuan rumah ajang internasional, Stadion Teladan kembali dipercaya menyambut kompetisi bergengsi yang mempertemukan talenta-talenta muda terbaik Asia Tenggara.
Namun, ada satu hal yang menjadi perhatian. Pertandingan yang digelar di Stadion Teladan direncanakan berlangsung tanpa kehadiran penonton umum.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U-19 Sumatera Utara, Andi Atmoko Panggabean, mengatakan stadion kebanggaan masyarakat Medan tersebut telah masuk dalam daftar resmi venue pertandingan. Meski demikian, akses penonton masih dibatasi untuk kepentingan teknis penyelenggaraan.
"Rencananya digunakan sebagai lapangan pertandingan tanpa penonton. Kalau pun ada penonton, hanya untuk undangan saja," ujar Andi saat dikonfirmasi, Minggu (31/5/2026).
Kebijakan itu diambil sebagai bagian dari penyesuaian teknis turnamen sekaligus mempertimbangkan kesiapan fasilitas stadion yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan pascarevitalisasi.
Meski tanpa atmosfer tribun yang penuh suporter, penggunaan Stadion Teladan tetap menjadi momentum penting bagi dunia olahraga Sumatera Utara. Kepercayaan menjadi venue ajang internasional menunjukkan bahwa stadion bersejarah tersebut telah kembali masuk dalam peta penyelenggaraan sepak bola regional.
Bobby Nasution Tinjau Langsung Kesiapan Stadion
Keseriusan Sumatera Utara menyambut turnamen ini terlihat dari peninjauan langsung yang dilakukan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Ketua PSSI Sumatera Utara Arya Mahendra Sinulingga.
Ketiganya memastikan seluruh fasilitas utama dan pendukung yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan turnamen berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Bobby Nasution menegaskan bahwa pemerintah daerah fokus menuntaskan seluruh aspek infrastruktur pertandingan, terutama kualitas lapangan yang menjadi syarat utama penyelenggaraan kompetisi internasional.
"Kami dari pemerintah daerah ditugaskan dan diberikan tanggung jawab untuk menyiapkan lapangan dan fasilitas pertandingan. Poin utamanya adalah lapangannya," kata Bobby.
Ia menjelaskan, keputusan terkait kehadiran penonton bukan berada di tangan pemerintah daerah, melainkan menjadi kewenangan panitia penyelenggara yang berkoordinasi dengan PSSI dan ASEAN Football Federation (AFF).
"Untuk penonton tentu nanti akan diputuskan oleh pihak penyelenggara bersama PSSI dan AFF sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tambahnya.
Tim Peserta Mulai Berdatangan
Menjelang kick off turnamen, atmosfer kompetisi mulai terasa di Kota Medan. Sejumlah negara peserta telah tiba dan menjalani agenda persiapan akhir untuk menghadapi pertandingan perdana.
Salah satu tim yang mulai beradaptasi adalah Vietnam. Berdasarkan jadwal resmi turnamen, skuad muda Vietnam dijadwalkan menjalani sesi latihan di Lapangan Taman Cadika, Medan Johor, pada Minggu sore.
Kedatangan Vietnam menjadi penanda bahwa persiapan ASEAN U-19 Boys Championship 2026 telah memasuki fase akhir. Tim-tim peserta kini mulai mematangkan strategi, beradaptasi dengan kondisi cuaca, serta mengenali karakter lapangan sebelum kompetisi dimulai.
Aktivitas latihan yang semakin intens menunjukkan seluruh kontestan datang dengan target tinggi untuk meraih prestasi terbaik di turnamen kelompok usia paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.
Momentum Besar untuk Sumatera Utara
Piala AFF U-19 bukan sekadar kompetisi usia muda. Turnamen ini menjadi panggung bagi lahirnya bintang-bintang masa depan sepak bola Asia Tenggara sekaligus bagian dari proses pembinaan menuju level tim nasional senior.
Bagi Sumatera Utara, kepercayaan sebagai tuan rumah memiliki makna yang lebih luas. Selain menjadi ajang promosi daerah, turnamen ini juga menjadi kesempatan menunjukkan kesiapan infrastruktur olahraga yang dimiliki, termasuk wajah baru Stadion Teladan yang kini tampil lebih modern.
Dengan seluruh persiapan yang terus dimatangkan dan tim-tim peserta yang mulai memenuhi Kota Medan, masyarakat Sumatera Utara kini menanti bergulirnya turnamen yang diharapkan berlangsung sukses sekaligus menjadi kebanggaan daerah di mata sepak bola internasional. (san)
Editor : Johan Panjaitan