ALGES, Sumutpos.jawapos.com – Hampir semua gelar bergengsi dalam dunia sepak bola sudah pernah berada dalam genggaman Cristiano Ronaldo. Dari Liga Champions, liga domestik di berbagai negara, hingga trofi internasional bersama Portugal, semuanya telah ia taklukkan.
Namun, ada satu mahkota yang hingga kini belum berhasil dikenakannya: Piala Dunia.
Di usia 41 tahun, waktu tak lagi menjadi sekutu bagi megabintang Portugal tersebut. Karena itu, Piala Dunia 2026 hampir pasti menjadi kesempatan terakhir Ronaldo untuk melengkapi koleksi trofinya dan menutup karier dengan sempurna.
Misi besar itu resmi dimulai ketika Ronaldo kembali bergabung dalam sesi latihan Timnas Portugal di Cidade do Futebol, Alges, Selasa (2/6) waktu setempat.
“Memenangi trofi juara Piala Dunia bersama Portugal selalu menjadi mimpi terbesar saya,” tulis Ronaldo melalui akun Instagram pribadinya.
Baca Juga: Harun Akan Bawa IMI Sumut Lebih Baik lagi
Pernyataan itu menegaskan bahwa ambisi sang kapten belum padam. Meski telah meraih hampir seluruh penghargaan individu dan kolektif yang tersedia, dahaga akan gelar terbesar sepak bola dunia masih membara.
Sepanjang karier internasionalnya, pencapaian terbaik Ronaldo di Piala Dunia terjadi pada edisi 2006 di Jerman ketika Portugal finis di posisi keempat. Sejak saat itu, langkah A Selecao selalu terhenti sebelum mencapai partai puncak.
Empat tahun lalu di Qatar, Portugal yang diperkuat Ronaldo hanya mampu melaju hingga perempat final. Kini, dengan usia yang terus bertambah, tantangan untuk mewujudkan mimpi tersebut tentu semakin berat.
Media-media Portugal bahkan menyebut persiapan menuju turnamen tahun depan sebagai “Operasi Piala Dunia”. Sebuah misi nasional yang melampaui sosok Ronaldo semata. Namun, sulit dimungkiri bahwa sorotan terbesar tetap tertuju kepada sang legenda.
Pelatih Portugal Roberto Martinez memahami betul arti penting Ronaldo bagi timnya. Menurut dia, pengaruh CR7 jauh melampaui kontribusi di atas lapangan.
Dalam wawancara dengan El Larguero, Martinez menilai Ronaldo bukan hanya seorang pemimpin, melainkan sumber inspirasi bagi generasi pemain Portugal saat ini.
Baca Juga: Ragam Buah Ini Lebih Optimal Dikonsumsi dalam Bentuk Beku, Lebih Bernutrisi
“Tidak peduli apa yang sudah dimenangkannya, keesokan harinya dia tetap lapar dan ingin meraih lebih banyak lagi. Dia selalu berusaha meningkatkan kemampuannya,” ujar Martinez.
Mentalitas itulah yang membuat Ronaldo berbeda. Saat banyak pemain seusianya telah menikmati masa pensiun, ia masih berburu mimpi terbesar dalam kariernya.
Piala Dunia 2026 mungkin menjadi bab terakhir perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Portugal. Sebuah panggung yang bisa mengubah kisahnya menjadi sempurna, atau justru meninggalkan satu ruang kosong dalam lemari trofi yang nyaris tak memiliki celah.
Bagi CR7, ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah kesempatan terakhir untuk menaklukkan satu-satunya puncak yang masih belum berhasil ia daki. (jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan