Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Amerika Serikat vs Paraguay: Bayang-bayang Hasil Minor The Yanks di Laga Pembuka Grup D

Johan Panjaitan • Jumat, 12 Juni 2026 | 11:15 WIB
PEMBUKTIAN: Christian Pulisic dan Miguel Almiron akan memulai pembuktian mereka dalam laga pembuka Grup D, Sabtu (13/6) pagi. (Chatgpt)
PEMBUKTIAN: Christian Pulisic dan Miguel Almiron akan memulai pembuktian mereka dalam laga pembuka Grup D, Sabtu (13/6) pagi. (Chatgpt)

 

Sumutpos.jawapos.com-Panggung megah SoFi Stadium siap menjadi saksi dimulainya perjuangan Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT) di Grup D Piala Dunia 2026. Sebagai salah satu tuan rumah, The Yanks akan membuka perjalanan mereka dengan menghadapi wakil Amerika Selatan, Paraguay, pada Sabtu (13/6) pagi pukul 08.00 WIB.

Laga ini dapat disaksikan melalui siaran langsung TVRI Nasional, TVRI Sport, serta live streaming di MAXStream TV dan FolaPlay. Namun, di balik atmosfer meriah laga pembuka, Amerika Serikat justru datang dengan bayang-bayang performa yang belum stabil.

Di bawah arahan pelatih Mauricio Pochettino, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin perdana, melainkan ujian mental di hadapan publik sendiri yang menaruh ekspektasi tinggi. Tren hasil uji coba sepanjang 2026 belum sepenuhnya meyakinkan, dengan The Yanks menelan tiga kekalahan dari empat laga terakhir.

Deretan hasil minor tersebut mencakup kekalahan 2-5 dari Belgia, 0-2 dari Portugal, dan 1-2 dari Jerman. Satu-satunya kemenangan diraih secara tipis 3-2 atas Senegal. Hasil itu menjadi alarm bagi lini pertahanan Amerika Serikat yang kerap lengah menghadapi tekanan tim-tim besar Eropa.

Secara historis, Amerika Serikat memang belum pernah benar-benar menembus level elite Piala Dunia. Pencapaian terbaik mereka masih tertahan di peringkat ketiga edisi 1930, sementara di era modern, USMNT lebih sering berhenti di fase 16 besar. Status tuan rumah kali ini membuat tekanan terhadap Pochettino semakin besar untuk membawa tim melangkah lebih jauh.

Baca Juga: Bupati Batubara dan Pansus PAD Temui ATR/BPN, Perjuangkan Potensi PAD dari Lahan PT Socfindo

Meski demikian, Amerika Serikat tetap memiliki modal kuat dari generasi emas yang kini tersebar di klub-klub top Eropa. Nama-nama seperti Christian Pulisic (AC Milan), Weston McKennie (Juventus), Timothy Weah (Marseille), Sergiño Dest (PSV), hingga Malik Tillman (Bayer Leverkusen) menjadi tumpuan utama dalam membongkar pertahanan lawan.

Bek Amerika Serikat, Mark McKenzie, menegaskan bahwa persaingan internal dalam skuad menjadi kunci untuk menjaga performa tetap kompetitif. “Kompetisi di dalam tim akan menjadi kunci kesuksesan kami. Berjuang setiap hari untuk mendapatkan kesempatan membela tim nasional adalah sesuatu yang tidak kami anggap remeh,” ujarnya optimistis.

Di sisi lain, Paraguay datang dengan motivasi tinggi sebagai wakil CONMEBOL yang membawa gengsi Amerika Selatan. Tim berjuluk La Albirroja itu juga menyimpan misi balas dendam setelah kekalahan 1-2 dari Amerika Serikat pada pertemuan terakhir mereka pada November 2025.

Setelah absen di tiga edisi Piala Dunia terakhir (2014, 2018, 2022), Paraguay kini bangkit di bawah kendali pelatih Gustavo Alfaro. Dengan pendekatan taktis yang disiplin, mereka menjelma sebagai tim kuda hitam yang berbahaya.

Paraguay mengandalkan kombinasi pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman yang berkarier di Eropa, seperti Julio Enciso (Strasbourg), Diego Gómez (Brighton), Antonio Sanabria (Cremonese), serta bek tangguh Omar Alderete (Sunderland). Kekuatan utama mereka terletak pada organisasi pertahanan yang rapat dan transisi cepat yang efektif.

Baca Juga: Purwaningrum Nahkodai PKB Deliserdang, Bidik Lonjakan Kursi dan Pimpinan DPRD

“Kami ingin menjadi salah satu tim yang paling sulit dihadapi di Piala Dunia. Kami mencari soliditas pertahanan dengan konsep yang jelas,” tegas Alfaro.

Pertandingan di SoFi Stadium diprediksi berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Amerika Serikat kemungkinan akan menguasai penguasaan bola dan menekan lewat kreativitas Pulisic serta kecepatan Weah di sektor sayap.

Namun, Paraguay bukan lawan yang mudah dibongkar. Disiplin lini belakang dan efektivitas serangan balik mereka berpotensi menjadi ancaman serius, terutama jika lini pertahanan tuan rumah kembali melakukan kesalahan seperti pada laga-laga uji coba sebelumnya.

Dengan tekanan besar di laga pembuka, Amerika Serikat dituntut tampil tanpa celah. Satu kesalahan kecil bisa saja membuka jalan bagi Paraguay untuk menghadirkan kejutan di hadapan publik tuan rumah.(adz/han)

Perkiraan Pemain:

AMERIKA SERIKAT (3-4-2-1): Matt Freese; Chris Richards, Tim Ream, Alex Freeman; Miles Robinson, Weston McKennie, Tyler Adams, Sergino Dest; Malik Tillman, Christian Pulisic; Folarin Balogun Pelatih: Mauricio Pochettino

PARAGUAY (4-3-3): Gatito Fernandez; Juan Jose Caceres, Gustavo Gomez, Omar Alderete, Junior Alonso; Damian Bobadilla, Andres Cubas, Diego Gomez; Miguel Almiron, Antonio Sanabria, Julio Enciso Pelatih: Gustavo Alfaro

Editor : Johan Panjaitan
#paraguay #the yanks #grup d #piala dunia #amerika serikat