Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Prancis vs Iraq: Deschamps Masih Cari Formula di Sisi Kiri

Johan Panjaitan • Senin, 22 Juni 2026 | 08:00 WIB
 Striker Timnas Prancis Kylian Mbappé. (minanews)
Striker Timnas Prancis Kylian Mbappé. (minanews)

 

PHILADELPHIA, Sumutpos.jawapos.com– Kemenangan 3-1 atas Senegal pada laga pembuka Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya memuaskan Didier Deschamps. Di balik tiga poin yang berhasil diamankan, pelatih Prancis itu masih menyimpan pekerjaan rumah yang belum tuntas, terutama di sektor kiri permainan Les Bleus.

Saat menghadapi Iraq pada laga kedua Grup I di Philadelphia,  Selasa (23/6) pukul 04.00 WIB, perhatian Deschamps dipastikan tertuju pada area yang dinilai belum bekerja maksimal. Sektor kiri menjadi titik evaluasi utama setelah penampilan sejumlah pemain gagal memenuhi ekspektasi saat menghadapi Senegal.

Sorotan terbesar mengarah kepada Theo Hernandez. Bek kiri Al-Hilal tersebut dinilai belum mampu memberikan dampak signifikan, baik ketika membantu serangan maupun saat menjalankan tugas defensif. Penampilannya bahkan menjadi salah satu yang paling banyak mendapat kritik dibanding pemain lain di lini belakang Prancis.

Meski lini pertahanan Les Bleus secara keseluruhan masih menyisakan sejumlah catatan, posisi Jules Kounde di sisi kanan dinilai relatif aman. Bek Barcelona itu memang belum tampil dalam performa terbaiknya, namun Deschamps masih menaruh kepercayaan kepadanya dibanding opsi lain seperti Malo Gusto.

Kesempatan Digne dan Barcola

Evaluasi terhadap Theo membuka peluang bagi Lucas Digne untuk merebut tempat di tim utama. Bek Aston Villa itu disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi bek kiri sejak menit pertama saat menghadapi Iraq.

Baca Juga: Amankah Kombinasi Alpukat dan Susu bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya

Sejumlah laporan media Prancis menyebut Digne beberapa kali dipasang dalam skema tim utama selama sesi latihan terakhir. Pengalaman dan konsistensinya dianggap dapat memberikan keseimbangan yang dibutuhkan Prancis di sisi kiri.

Perubahan juga berpotensi terjadi di lini depan. Bradley Barcola muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Desire Doue di sektor sayap kiri.

Pemain Paris Saint-Germain itu memberikan kesan instan saat menghadapi Senegal. Hanya dua menit setelah masuk dari bangku cadangan, Barcola langsung mencatatkan namanya di papan skor dan membawa energi baru dalam serangan Prancis.

“Saya belum mendapatkan konfirmasi apa pun,” ujar Digne ketika ditanya mengenai peluang tampil sebagai starter.

Namun pemain berusia 32 tahun itu menegaskan dirinya siap berkolaborasi dengan siapa pun yang ditempatkan di depannya.

“Menyenangkan bermain bersama mereka berdua,” katanya merujuk pada Doue dan Barcola.

Iraq Dihantui Masalah di Sektor Kanan

Di saat Prancis mempertimbangkan penyegaran di sisi kiri, Iraq justru menghadapi persoalan serius di sektor kanan pertahanan.

Bek kanan utama mereka, Hussein Ali, diragukan tampil setelah mengalami cedera leher. Pemain berusia 24 tahun tersebut bahkan tidak terlihat dalam sesi latihan terakhir tim.

Baca Juga: Gelapkan Sepeda Motor Teman, Pelaku Ditangkap Polsek Tanjung Morawa

Absennya Hussein Ali berpotensi menciptakan celah yang bisa dimanfaatkan Prancis. Jika kombinasi Digne dan Barcola benar-benar dimainkan, sektor kanan pertahanan Iraq diprediksi akan menjadi target utama serangan Les Bleus.

Mobilitas Barcola yang tinggi dipadukan dengan kemampuan Digne dalam melakukan overlap dapat menjadi senjata efektif untuk membongkar pertahanan lawan. Situasi ini membuat peluang Prancis meraih kemenangan kedua sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar semakin terbuka.

Meski lebih diunggulkan di atas kertas, kubu Prancis menolak menganggap laga ini sebagai pertandingan mudah. Pengalaman di berbagai turnamen besar membuat mereka memahami bahwa setiap lawan di Piala Dunia memiliki potensi menghadirkan kejutan.

Bek tengah Prancis, William Saliba, menegaskan bahwa Iraq tetap layak dihormati.

“Kami sudah mempelajari beberapa pertandingan mereka. Iraq adalah tim yang bagus. Banyak orang berpikir kami akan mendapatkan tiga poin dengan mudah, tetapi kenyataannya tidak seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga: Robi Barus: Setiap Warga Negara Wajib Miliki Wawasan Kebangsaan

Pernyataan tersebut mencerminkan kewaspadaan yang terus dijaga di ruang ganti Les Bleus. Mereka sadar kemenangan atas Senegal belum menjamin apa pun jika gagal mempertahankan fokus.

Dengan kualitas skuad yang lebih unggul, Prancis memang berada dalam posisi favorit. Namun keberhasilan Deschamps menemukan keseimbangan baru di sisi kiri bisa menjadi faktor penentu apakah Les Bleus mampu tampil lebih meyakinkan atau justru kembali menyisakan tanda tanya menjelang fase gugur.(jpg/han)

Perkiraan Pemain: 

PRANCIS (4-2-3-1): 16-Maignan (g); 5-Kounde, 17-Saliba, 4-Upamecano, 3-Digne; 14-Rabiot, 6-Kone; 7-Dembele, 11-Olise, 12-Barcola; 10-Mbappe (c)
Pelatih: Didier Deschamps


IRAQ (4-4-2): 22-Basil (g); 25-Saadoon, 4-Tahseen, 5-Hashem, 23-Doski; 8-Bayesh, 16-Al-Ammari, 14-Iqbal, 17-Ali Jasim; 18-Hussein (c), 9-Al-Hamadi
Pelatih: Graham Arnold

Editor : Johan Panjaitan
#formula #piala dunia #irak #prancis