Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Penalti Mbappe Pecahkan Kebuntuan, Prancis Singkirkan Paraguay 1-0

Johan Panjaitan • Minggu, 5 Juli 2026 | 10:43 WIB
 Striker Timnas Prancis Kylian Mbappé. (minanews)
Striker Timnas Prancis Kylian Mbappé. (minanews)

 

PHILADELPHIA, Sumutpos.jawapos.com – Timnas Prancis membuktikan bahwa jalan menuju gelar juara tidak selalu dihiasi pesta gol. Menghadapi Paraguay yang tampil disiplin dan nyaris tanpa cela dalam bertahan, Les Bleus harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan tipis 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Minggu (5/7) WIB.

Satu-satunya gol dalam pertandingan lahir dari kaki Kylian Mbappe melalui titik putih pada menit ke-70. Penalti tersebut menjadi pembeda dalam duel yang berlangsung ketat sekaligus mengantar skuad asuhan Didier Deschamps melaju ke perempat final untuk menghadapi Maroko.

Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis langsung mengambil alih kendali permainan. Dominasi penguasaan bola mereka nyaris tak terbantahkan. Namun, keunggulan statistik itu tidak serta-merta berubah menjadi peluang berbahaya.

Paraguay memilih bertahan dengan blok rendah, menumpuk pemain di area pertahanan, dan menutup setiap ruang yang berpotensi dimanfaatkan Mbappe maupun Ousmane Dembele. Strategi tersebut membuat Les Bleus frustrasi sepanjang babak pertama.

Baca Juga: KPK Duga, Bupati Syah Afandin Terima Rp900 Jita untuk Fee Proyek

Sejumlah percobaan dari luar kotak penalti memang sempat dilepaskan para pemain Prancis, tetapi semuanya gagal memaksa kiper Orlando Gill melakukan penyelamatan sulit. Hingga turun minum, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0.

Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Prancis mulai bermain lebih agresif dengan memanfaatkan kecepatan di kedua sisi lapangan. Dembele nyaris memecah kebuntuan, tetapi tembakannya hanya menghantam sisi luar jaring.

Orlando Gill kemudian tampil sebagai tembok terakhir Paraguay. Penjaga gawang itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan keras Manu Kone dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok gawang.

Ketahanan Paraguay akhirnya runtuh pada menit ke-69. Pemain pengganti Desire Doue dijatuhkan di dalam kotak penalti setelah melakukan penetrasi berbahaya. Wasit Ilgiz Tantashev sempat meninjau tayangan VAR sebelum menunjuk titik putih.

Mbappe yang dipercaya sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan ketenangan khasnya, sang kapten mengecoh Orlando Gill dan mengirim bola ke dalam gawang pada menit ke-70. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus mengakhiri perlawanan gigih Paraguay.

Baca Juga: Anak Muda Papua Bertani Dengan Drone, Mentan Amran: Pertanian Modern Merauke Sejajar Negara Maju

Gol itu juga mempertegas status Mbappe sebagai salah satu pemain paling menentukan di Piala Dunia 2026. Torehan tujuh gol membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen, bahkan unggul dalam catatan assist sehingga semakin menguatkan peluangnya meraih Golden Boot.

Tak hanya itu, penyerang berusia 27 tahun tersebut juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang selalu mencetak gol di babak 16 besar dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Bagi Prancis, gol Mbappe menjadi gol ke-150 sepanjang sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia.

Pelatih Didier Deschamps mengakui anak asuhnya menghadapi salah satu lawan paling sulit sejauh ini.

"Ini tidak mudah. Paraguay menggunakan semua kekuatan yang mereka miliki. Mereka bermain sangat fisik, disiplin, dan bertahan dengan luar biasa. Kami harus bersabar hingga akhirnya menemukan celah," ujar Deschamps.

Senada dengan sang pelatih, Mbappe menilai kemenangan tersebut menunjukkan kedewasaan permainan Prancis.

"Pertandingan seperti ini membuktikan bahwa kami tidak selalu harus menang dengan banyak gol. Yang terpenting adalah menemukan cara untuk menang ketika menghadapi lawan yang bertahan sangat rapat," kata Mbappe.

Baca Juga: Sutradara Exhuma Jang Jae Hyun Siapkan Proyek Layar Lebar Terbaru, Penasaran?

Meski gagal membawa Paraguay melaju, Orlando Gill tetap pantas mendapat apresiasi. Serangkaian penyelamatan gemilangnya membuat skor tetap tipis hingga akhir pertandingan dan mengantarkannya meraih penghargaan Player of the Match.

Kemenangan ini memastikan Prancis melangkah ke babak perempat final. Tantangan berikutnya sudah menanti: Maroko, tim yang pernah mereka singkirkan di semifinal Piala Dunia 2022. Duel ulangan yang sarat gengsi itu dijadwalkan berlangsung di Boston Stadium pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.00 WIB.(bbs/han)

Editor : Johan Panjaitan
#paraguay #kylian mbappe #penalti #piala dunia 2026 #prancis