BOGOR, Sumutpos.Jawapos.com – Timnas Indonesia mengawali langkah di Piala AFF 2026 dengan cara yang nyaris sempurna. Bermain di hadapan ribuan pendukung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB, Skuad Garuda melumat Kamboja dengan skor telak 5-1.
Sorotan utama laga ini tertuju kepada penyerang debutan Mitchell Lee Baker. Tampil untuk pertama kalinya bersama tim nasional, Baker langsung mencetak hattrick yang menjadi fondasi kemenangan meyakinkan Indonesia.
Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting bagi pasukan John Herdman dalam persaingan Grup A. Meski masih berada di posisi ketiga klasemen sementara karena Singapura telah memainkan dua pertandingan, kemenangan besar tersebut mengirimkan sinyal kuat bahwa Indonesia siap menjadi penantang serius gelar juara.
Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia tampil agresif dan langsung mengambil kendali permainan. Dominasi penguasaan bola dipadukan dengan serangan cepat membuat pertahanan Kamboja kesulitan keluar dari tekanan.
Baca Juga: BGN Bersih-Bersih Program MBG, 261 Pegawai Dipecat dan 833 Dapur Ditutup Sementara
Gol pembuka lahir saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Berawal dari skema bola mati, Thom Haye mengirim umpan akurat yang disambut sundulan Mitchell Baker tanpa mampu dihentikan Kimhuy Hul.
Keunggulan itu membuat kepercayaan diri Garuda semakin meningkat. Delapan menit kemudian, kombinasi apik Thom Haye dan Eliano Reijnders kembali membuka ruang bagi Baker. Penyerang berusia muda tersebut dengan tenang menuntaskan peluang untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Indonesia nyaris menambah gol ketiga hanya tiga menit berselang. Baker kembali berada di posisi ideal, namun sontekannya gagal mengenai bola secara sempurna.
Tekanan tuan rumah tak berhenti. Sandy Walsh hampir mencatatkan namanya di papan skor ketika tendangannya membentur tiang gawang.
Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-25. Lagi-lagi melalui situasi bola mati, Thom Haye mengirim sepak pojok yang disambut sundulan keras Baker untuk melengkapi dwigol sekaligus membawa Indonesia unggul nyaman 3-0.
Sepanjang babak pertama, Kamboja nyaris tidak mampu memberikan ancaman berarti. Lini tengah Indonesia tampil dominan, sementara Nadeo Argawinata relatif tanpa pekerjaan berat hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, John Herdman melakukan penyegaran dengan memasukkan Kadek Agung dan Egy Maulana Vikri. Indonesia tetap tampil menyerang meski sempat dikejutkan gol balasan Kamboja pada menit ke-49.
Tembakan Sokmeng Chea sebenarnya tidak terlalu berbahaya, tetapi bola gagal diantisipasi sempurna oleh Nadeo Argawinata hingga berbelok masuk ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 3-1.
Namun, momentum kebangkitan Kamboja hanya bertahan sesaat.
Pada menit ke-56, Thom Haye kembali menunjukkan kualitasnya sebagai motor permainan Indonesia. Umpan terukurnya disambut sempurna Mitchell Baker yang menuntaskan peluang menjadi gol ketiga sekaligus mencatatkan hattrick dalam laga debutnya bersama Timnas Indonesia.
Usai memastikan trigol bersejarah tersebut, Baker ditarik keluar dan mendapat tepuk tangan meriah dari publik Pakansari. Jens Raven masuk menggantikannya.
Indonesia tetap mendominasi hingga penghujung laga. Meski Kamboja mulai bermain lebih disiplin, serangan Garuda terus mengalir.
Gol penutup akhirnya lahir pada menit ke-86. Jens Raven memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk mencetak gol kelima Indonesia sekaligus menutup pesta kemenangan menjadi 5-1.
Baca Juga: RDP DPRD Dairi: Pedagang Blok A dan B Tolak Normalisasi ILP, Minta Dispensasi Hingga 2030
Selain penampilan luar biasa Mitchell Baker, kemenangan ini juga tak lepas dari peran Thom Haye yang tampil sebagai pengatur tempo permainan. Gelandang naturalisasi itu mencatatkan tiga assist dan menjadi otak di balik sebagian besar serangan Indonesia.
Dengan kemenangan telak ini, Timnas Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan penuh optimisme. Produktivitas lini depan, kreativitas lini tengah, serta kedalaman skuad menjadi modal berharga bagi John Herdman untuk menghadapi laga-laga berikutnya dalam perburuan tiket menuju babak semifinal.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan