Harga Mati! Timnas Indonesia Wajib Tumbangkan Singapura

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:30 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchel Lee Beker saat pertandingan melawan Kamboja pada ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). Timnas Indonesia kalahkan Kamboja dengan skor 5-1. (FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchel Lee Beker saat pertandingan melawan Kamboja pada ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). Timnas Indonesia kalahkan Kamboja dengan skor 5-1. (FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

 

SINGAPURA, Sumutpos.jawapos.com – Tidak ada lagi ruang untuk terpeleset. Timnas Indonesia harus membawa pulang tiga poin saat menghadapi Singapura pada laga penentuan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8) malam. Kick-off dijadwalkan pukul 20.00 WIB dan disiarkan langsung RCTI.

Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad Garuda jika ingin menjaga asa melangkah ke semifinal. Hasil selain menang akan membuat peluang Indonesia bergantung pada hasil pertandingan lain, bahkan berpotensi mengakhiri perjalanan lebih cepat.

Saat ini persaingan di Grup A berlangsung sangat ketat. Vietnam dan Singapura sama-sama mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, sementara Indonesia berada tepat di belakang dengan enam poin.

Baca Juga: Bobby Kembali Berkantor di Nias, Pastikan Pembangunan Tak Berhenti di Atas Kertas

Karena itu, duel di Jalan Besar menjadi laga hidup-mati bagi pasukan John Herdman.

"Kami datang ke Singapura dengan tujuan yang jelas, yaitu memenangkan pertandingan," tegas Herdman.

Pelatih asal Kanada itu mengakui kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga sebelumnya menjadi pukulan berat bagi timnya. Namun, menurutnya, hasil tersebut harus dijadikan motivasi untuk bangkit.

"Itu kenyataan yang harus kami hadapi. Sekarang kami akan memberikan segalanya pada pertandingan berikutnya," ujarnya.

Herdman memastikan evaluasi telah dilakukan, terutama terhadap lini pertahanan yang tampil rapuh saat menghadapi Vietnam.

Baca Juga: Julian Alvarez Tak Akan Berontak, Tapi Siap Tekan Atletico Demi Barcelon

Ia menuntut anak asuhnya tampil lebih disiplin, menjaga organisasi permainan, serta lebih kompak ketika bertahan maupun menyerang.

"Kami harus memiliki organisasi permainan yang lebih baik, baik saat menyerang maupun bertahan," katanya.

Lebih dari sekadar persoalan taktik, Herdman ingin melihat karakter para pemainnya setelah menerima kekalahan menyakitkan.

"Kami tahu apa yang harus dilakukan untuk negara ini," ucap pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Singapura Bukan Lawan Mudah

Meski berada dalam tekanan, Indonesia dipastikan tidak akan menghadapi lawan yang mudah.

Singapura sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah mampu menahan imbang Vietnam tanpa gol di Hanoi pada laga sebelumnya.

Hasil tersebut membuat The Lions hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.

Baca Juga: Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh WLG, Ini Penjelasannya

Herdman pun menilai Singapura merupakan salah satu tim paling solid di Grup A.

"Mereka hampir mengalahkan Vietnam di kandangnya sendiri. Itu menunjukkan kualitas mereka. Secara taktik, pertandingan ini akan sangat sulit," ungkapnya.

Pelatih Singapura Gavin Lee juga menegaskan timnya siap menghadapi tekanan dari Indonesia.

Menurutnya, hasil positif melawan Vietnam menjadi modal berharga untuk menjalani laga penentuan ini.

"Kami tahu bagaimana mempersiapkan diri dan memahami apa yang harus dilakukan sebagai sebuah tim," kata Gavin.

Rekor Pertemuan Masih Milik Singapura

Secara historis, Singapura masih unggul dalam rekor pertemuan melawan Indonesia di ajang Piala AFF.

Dari 11 pertemuan, Singapura meraih lima kemenangan, Indonesia menang tiga kali, sedangkan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Baca Juga: Terungkap! Bunker Rahasia di Sekolah Simpan Ratusan Senjata dan Narkoba

Namun, jika melihat lima pertemuan terakhir, Indonesia memiliki catatan yang lebih baik.

Pada semifinal Piala AFF 2021, Garuda menyingkirkan Singapura dengan agregat dramatis setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama dan menang 4-2 melalui babak perpanjangan waktu pada leg kedua.

Jangan Ulangi Kegagalan Masa Lalu

Indonesia juga dibayangi catatan buruk di fase grup Piala AFF dalam beberapa edisi terakhir.

Skuad Garuda pernah tersingkir karena kalah agresivitas gol dari Singapura dan Vietnam, gagal akibat konflik dualisme PSSI yang menghambat pemanggilan pemain, hingga tersingkir setelah gagal bersaing di fase grup dengan raihan poin yang tidak cukup.

Karena itu, laga malam nanti menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk membuktikan telah belajar dari kegagalan masa lalu.

Dengan tiket semifinal di depan mata, kemenangan bukan lagi sekadar target, melainkan sebuah keharusan.(jpg/han)

Lima Pertemuan Terakhir Singapura vs Indonesia

Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Pos Tim Main M S K GM-GK Poin
1 Vietnam 3 2 1 0 10-0 7
2 Singapura 3 2 1 0 4-1 7
3 Indonesia 3 2 0 1 8-4 6
4 Kamboja 3 1 0 2 5-7 3
5 Timor Leste 4 0 0 4 0-15 0

 

Editor : Johan Panjaitan
aff 2026 u-17 lolos pssi singapura timnas indonesia