Rayo Vallecano Vs Espanyol: Benteng Los Franjirrojos Kropos, Espanyol Siap Menggila

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 16:22 WIB
BENTENG TERAKHIR: Penampilan Emil Audero di bawah mistar Rayo Vallecano mendapat apresiasi media Spanyol, meski empat kali dibobol Real Madrid pada akhir pekan lalu.(suara.com)
BENTENG TERAKHIR: Penampilan Emil Audero di bawah mistar Rayo Vallecano mendapat apresiasi media Spanyol, meski empat kali dibobol Real Madrid pada akhir pekan lalu.(suara.com)

 

MADRID, Sumutpos.jawapos.com – Rayo Vallecano berpacu dengan waktu untuk membenahi rapuhnya lini pertahanan saat menjamu RCD Espanyol dalam lanjutan La Liga di Estadio de Butarque, Leganes, Rabu (16/9) pukul 00.00 WIB.

Kekalahan telak 1-4 dari Real Madrid pada akhir pekan lalu menjadi alarm keras bagi Los Franjirrojos. Bukan hanya kehilangan poin, Rayo juga kembali memperlihatkan persoalan serius di lini belakang.

Hingga pekan kelima, gawang Rayo Vallecano telah kebobolan 14 gol. Catatan tersebut menjadi yang terburuk di La Liga musim ini.

Situasi itu membuat pekerjaan pelatih Beñat San José semakin berat. Rayo saat ini masih tertahan di posisi ke-16 dengan koleksi empat poin. Kondisi semakin pelik karena mereka tidak dapat menggunakan Estadio de Vallecas dan harus memainkan laga kandang di tempat netral, Butarque.

Belum lagi badai cedera dan absennya sejumlah pemain membuat pilihan San José semakin terbatas. Rayo dipastikan tanpa Augusto Batalla, Jozhua Vertrouwd, Luiz Felipe, Isi Palazon, Randy Nteka, serta Jorge de Frutos yang harus menjalani sanksi.

Baca Juga: Plak Bikin Risih? 6 Bahan Ini Disebut Bisa Bantu Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut

San José mengakui kekalahan dari Real Madrid menjadi pukulan yang menyakitkan. Namun, ia menegaskan timnya tidak boleh larut dan harus segera menemukan solusi, terutama untuk memperbaiki pertahanan.

“Pertahanan adalah fokus utama yang wajib kami benahi sekarang. Meski diterpa cedera pemain kunci dan harus bermain di luar Vallecas, kami harus membuktikan karakter tim dan mengamankan tiga poin di Butarque,” tegas Beñat San José dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan.

Di sisi lain, Espanyol datang dengan situasi yang jauh lebih meyakinkan.

Periquitos menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin. Modal kemenangan 2-0 atas Osasuna dan hasil imbang 1-1 kontra Sevilla membuat kepercayaan diri pasukan Manolo Gonzalez tengah menanjak.

Espanyol juga memiliki catatan pertemuan yang menguntungkan. Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, Espanyol mampu memenangkan empat di antaranya.

Rekor tersebut menjadi modal tambahan bagi tim tamu untuk menekan Rayo yang sedang berusaha keluar dari krisis.

Baca Juga: Ini Daftar Nama-nama 44 Siswa SMKN 1 Merdeka Diduga Keracunan MBG, 39 Dirawat di Rumah Sakit

Meski demikian, Espanyol juga tidak sepenuhnya turun dengan kekuatan terbaik. Javi Puado dan Kike Garcia dipastikan absen karena cedera.

Manolo Gonzalez tetap optimistis timnya mampu memanfaatkan celah di pertahanan Rayo. Ia meminta anak asuhnya menjaga disiplin dan tidak memberikan ruang bagi para penyerang tuan rumah.

“Kami datang dalam momentum yang sangat bagus dan tim memiliki kepercayaan diri tinggi. Kuncinya adalah tetap disiplin dan mengeksploitasi celah di lini belakang mereka,” ujar Manolo Gonzalez.

Ancaman utama Rayo tetap berada di lini depan. Sergio Camello menjadi tumpuan Los Franjirrojos setelah tampil tajam dengan torehan enam gol.

Ketajaman Camello bisa menjadi pembeda jika Rayo mampu memperbaiki koordinasi di lini belakang. Sebab, mencetak gol saja tidak cukup ketika pertahanan masih mudah ditembus.

Baca Juga: Pengembalian PNS Erwin Saleh Masih Proses, BKPSDM: Jabatan Eselon II Wajib Manajemen Talenta Kembali

Bagi Rayo, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Laga di Butarque menjadi kesempatan untuk menghentikan tren buruk sekaligus membuktikan bahwa mereka masih memiliki karakter untuk bangkit di tengah badai cedera.

Sebaliknya, Espanyol datang dengan peluang besar untuk semakin mempertegas tren positif mereka.

Jika Rayo kembali gagal menutup lubang di lini belakang, Espanyol bisa menjadi tim berikutnya yang memanfaatkan rapuhnya benteng Los Franjirrojos.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
espanyol rayo los franjirrojos rapuh dimakan usia la liga