Juventus vs Napoli: De Bruyne dan Hojlund Bisa Bikin Si Nyonya Tua Merana

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 1 November 2026 | 10:29 WIB
De Bruyne dan Hojlund.(bolabanter)
De Bruyne dan Hojlund.(bolabanter)

 

Sumutpos.jawapos.com-Napoli membidik kemenangan penting saat bertandang ke markas Juventus pada pekan kesembilan Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Turin, Senin (2/11/2026) pukul 02.45 WIB, I Partenopei diprediksi mampu membawa pulang tiga poin dengan kemenangan tipis 2-1.

Ketajaman lini serang menjadi modal utama Napoli untuk menghadapi Juventus yang tengah berada dalam situasi sulit. Selain inkonsistensi permainan, tuan rumah juga dibayangi badai cedera dan baru saja menelan kekalahan ketiga di kompetisi domestik musim ini.

Pertarungan dua raksasa Italia tersebut diperkirakan berlangsung sengit. Pasalnya, kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Baca Juga: Bekas Cacar di Wajah Bikin Minder? Ini 7 Cara Ampuh Menyamarkannya agar Kulit Kembali Halus

Napoli saat ini menempati peringkat ketujuh, hanya unggul selisih gol atas Juventus yang berada tepat di bawahnya. Artinya, hasil pertandingan di Turin bukan sekadar menentukan gengsi, tetapi juga berpotensi mengubah persaingan di papan atas.

Juventus dalam Tekanan, Produktivitas Serangan Jadi Persoalan

Juventus menyambut kedatangan Napoli dengan modal kurang meyakinkan. Kekalahan 0-2 dari Genoa di Stadio Ferraris, Rabu malam, kembali memperlihatkan persoalan yang belum mampu diselesaikan Luciano Spalletti.

Sebelumnya, Si Nyonya Tua sempat membangun optimisme setelah mengalahkan Lecce dengan skor identik. Namun, kemenangan tersebut gagal menjadi titik balik setelah mereka kembali kehilangan poin.

Dominasi penguasaan bola saat menghadapi Genoa tidak banyak membantu Juventus. Mereka kesulitan mengubah peluang menjadi gol dan justru harus pulang tanpa membawa angka.

Persoalan efektivitas serangan itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Spalletti. Apalagi, Napoli datang dengan lini depan yang sedang berada dalam performa menjanjikan.

Tekanan terhadap Juventus semakin besar karena mereka tertinggal 11 poin dari Inter Milan dan Lazio yang memimpin klasemen. Kekalahan 0-3 dari Lazio sebelumnya juga mempertegas belum stabilnya performa tim asal Turin tersebut.

Baca Juga: Ingin Mata Terlihat Lebih Besar dan Menawan? Coba 6 Trik Makeup Ini!

Bahkan, produktivitas Juventus masih kalah dibandingkan sejumlah tim seperti Sassuolo, Bologna, dan Monza.

Situasi itu membuat Spalletti mengambil langkah dengan menggelar pemusatan latihan tertutup sebelum menghadapi Napoli. Dia berharap persiapan tersebut mampu mengembalikan konsentrasi sekaligus memperbaiki performa anak asuhnya.

Menariknya, Spalletti kini harus menghadapi Napoli, klub yang pernah dibawanya mengakhiri penantian panjang gelar Serie A pada 2023. Kali ini, kenangan tersebut harus disisihkan demi ambisi Juventus mengamankan tiga poin.

Ketajaman Napoli Jadi Ancaman Serius

Berbeda dengan tuan rumah, Napoli datang dengan kepercayaan diri yang lebih baik. Produktivitas lini serang menjadi kekuatan utama I Partenopei setelah mampu mencetak sedikitnya tiga gol dalam lima dari enam pertandingan terakhir.

Catatan tersebut menunjukkan perubahan pendekatan permainan di bawah arahan Massimiliano Allegri. Pelatih yang selama ini dikenal mengutamakan keseimbangan dan kehati-hatian itu kini memiliki barisan penyerang yang semakin tajam.

Sebelum bertandang ke Turin, Napoli melewati dua pertandingan dengan intensitas gol tinggi. Mereka mengalahkan Bodo/Glimt 4-3 di Liga Champions, kemudian bermain imbang 3-3 melawan AS Roma.

Produktivitas tersebut berlanjut ketika Napoli menundukkan Monza dengan skor 4-1 pada pertandingan tengah pekan.

Rasmus Hojlund menjadi salah satu pemain yang kembali mencuri perhatian. Penyerang tersebut membuka keunggulan Napoli dan sekaligus mengakhiri puasa golnya.

Kevin De Bruyne kemudian melengkapi kemenangan dengan gol keempat Napoli. Tambahan tersebut membuat koleksi golnya di Serie A musim ini bersama I Partenopei mencapai empat gol.

Baca Juga: HGI Medan Domino Tournament 2026 Resmi Dibuka, Panggung Prestasi Bagi 768 Atlet Domino di Medan

Kembalinya ketajaman Hojlund dan kontribusi De Bruyne menjadi modal penting bagi Napoli. Juventus harus mewaspadai bukan hanya pergerakan penyerang di kotak penalti, tetapi juga ancaman dari lini kedua.

Meski begitu, Napoli tetap memiliki pekerjaan rumah. Performa tandang mereka dalam beberapa bulan terakhir belum sepenuhnya memuaskan. Karena itu, ketajaman yang diperlihatkan dalam pertandingan sebelumnya harus dibarengi konsentrasi pertahanan yang lebih baik.

Badai Cedera Menghantui Kedua Tim

Kedua kesebelasan dipastikan tidak tampil dengan kekuatan terbaik. Juventus menjadi salah satu tim yang paling terdampak karena sejumlah pemain harus menepi akibat cedera.

Zeki Celik dan Nico Gonzalez menjadi nama terbaru yang masuk daftar pemain absen. Keduanya menyusul Kenan Yildiz, Khephren Thuram, Francisco Conceicao, Jeff Ekhator, Kamil Grabara, serta kapten Manuel Locatelli.

Kondisi tersebut membuat pilihan Spalletti semakin terbatas, terutama dalam menentukan komposisi lini tengah dan serangan.

Nick Woltemade dan Randal Kolo Muani diperkirakan kembali menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan Napoli. Namun, keduanya masih membutuhkan konsistensi dalam penyelesaian akhir.

Di kubu lawan, Napoli juga kehilangan sejumlah pemain penting. Stanislav Lobotka mengalami cedera pergelangan kaki kiri dalam pertandingan tengah pekan.

Baca Juga: Fotografer Thailand Abadikan Aurora di Norwegia, Raih Penghargaan Panorama Asia Tenggara 2026

Sebelumnya, Alessandro Buongiorno, David Neres, Costantino Favasuli, Alisson Santos, Leonardo Spinazzola, dan Benoit Badiashile juga telah masuk daftar pemain yang tidak tersedia.

Meski demikian, kembalinya Giovane dan Antonio Vergara memberikan tambahan opsi bagi Allegri, khususnya untuk sektor serangan.

Allegri sendiri tidak bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan karena masih menjalani hukuman larangan mendampingi tim dalam dua pertandingan. Marco Landucci kembali mengambil alih tugas mendampingi Napoli.

Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Napoli

Juventus diperkirakan menggunakan formasi yang mengandalkan tiga pemain bertahan, dengan dukungan pemain sayap untuk memperkuat serangan.

Juventus (3-5-2): Vicario; Gatti, Bremer, Lucumi; Kalulu, McKennie, Luiz, Sarr, Cambiaso; Kolo Muani, Woltemade.

Sementara itu, Napoli diprediksi tetap mengandalkan kombinasi kekuatan lini tengah dan kecepatan pemain sayap untuk menyokong Hojlund di lini depan.

Napoli (4-3-3): Meret; Di Lorenzo, Marin, Rrahmani, Olivera; Anguissa, De Bruyne, McTominay; Politano, Lang; Hojlund.

Komposisi tersebut memberi Napoli sejumlah jalur serangan. Hojlund akan menjadi ujung tombak, sedangkan Politano dan Lang berpeluang memanfaatkan ruang dari sisi lapangan.

Kehadiran De Bruyne dan McTominay juga menjadi ancaman tersendiri bagi Juventus. Keduanya memiliki kemampuan untuk menusuk dari lini kedua sekaligus menciptakan peluang bagi barisan depan.

Rekor Kandang Juventus Bisa Jadi Penentu

Meski Napoli sedang dalam tren produktif, Juventus tetap memiliki catatan pertemuan yang patut diperhitungkan.

Si Nyonya Tua memenangkan 11 dari 15 pertandingan kandang terakhir melawan Napoli. Bahkan, Juventus mampu mencatatkan clean sheet dalam tiga pertemuan kandang terakhir menghadapi I Partenopei.

Pada pertemuan terakhir kedua tim Januari lalu, Juventus juga berhasil menang telak 3-0.

Di sisi lain, Napoli memiliki modal dari lima kemenangan dalam delapan pertemuan terakhir di Serie A. Namun, Allegri masih memiliki catatan kurang meyakinkan saat menghadapi mantan klubnya tersebut, dengan hanya sekali menang dalam tujuh pertandingan liga terakhir melawan Juventus.

Rekor tersebut membuat pertandingan di Allianz Stadium sulit diprediksi hanya berdasarkan statistik pertemuan.

Baca Juga: Kalahkan PSGC, PSMS Pangkas Jarak dengan PSPS

Namun, melihat kondisi terkini kedua tim, Napoli memiliki alasan lebih kuat untuk optimistis. Produktivitas lini depan mereka sedang meningkat, sementara Juventus masih kesulitan menemukan konsistensi dan harus menghadapi keterbatasan pemain akibat cedera.

Jika mampu menjaga ketajaman sekaligus mengantisipasi tekanan tuan rumah, Napoli berpeluang mencuri kemenangan di Turin.Prediksi skor Juventus vs Napoli: 1-2. (jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
seri a turin inkonsistensi napoli juventus