LABURA, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan ke-6 ini digelar di Masjid Al-Muhshohadah, Rabu malam (25/2/2026), menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus, didampingi Wakil Bupati Samsul Tanjung.
Baca Juga: Masjid Raya Nur Addin, Denyut Sejarah dan Tradisi Ramadan di Jantung Kota Tebing Tinggi
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang pada tahun kedua kepemimpinan ini dikemas dalam satu tim besar. Tujuannya bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan dan Pendidikan Gratis
Di hadapan jamaah, Wakil Bupati menyampaikan komitmen nyata Pemkab Labura dalam meningkatkan pelayanan publik. Tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp36 miliar dari APBD untuk program BPJS Universal Health Coverage (UHC).
Dengan kebijakan tersebut, masyarakat Labura cukup membawa KTP untuk memperoleh layanan kesehatan gratis.
Tak hanya sektor kesehatan, pendidikan dasar juga tetap menjadi prioritas. Program sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP dipastikan terus berjalan sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat.
Bantuan untuk Masjid dan Masyarakat
Safari Ramadhan juga menjadi momentum berbagi. Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rimba Bertuah Sitorus, menyerahkan bantuan satu unit pendingin ruangan (AC) untuk Masjid Al-Muhshohadah.
Selain itu, pemerintah daerah menyalurkan tali asih kepada 25 anak yatim dan 25 kaum dhuafa. Bantuan juga diberikan kepada 10 pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, serta apresiasi kepada 10 guru honorer komite non-sertifikasi atas dedikasi mereka di dunia pendidikan.
Baca Juga: Masjid Raya Nur Addin, Denyut Sejarah dan Tradisi Ramadan di Jantung Kota Tebing Tinggi
Menutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid melalui salat berjamaah dan berbagai aktivitas keagamaan. Ramadan, menurutnya, adalah momentum memperkuat ukhuwah sekaligus membangun sinergi antara pemerintah dan rakyat.
Safari Ramadhan bukan hanya tradisi tahunan, tetapi menjadi cermin komitmen Pemkab Labura dalam menghadirkan kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Di bawah cahaya Ramadan, pemerintah dan warga dipertemukan dalam satu ruang: membangun Labuhanbatu Utara yang lebih sehat, berpendidikan, dan penuh keberkahan.(mag-10/han)
Editor : Johan Panjaitan