Suasana rumah duka di Jalan Bendungan, Kelurahan Aek Nauli, Siantar Selatan.
SIANTAR, SUMUTPOS.CO - Anugerah Sitio, seorang bocah berusia 2 tahun, hanyut di Sungai Bah Bolon. Naas, saat ditemukan, Anugerah sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Insiden itu berlangsung pada Jumat (7/7). Pagi itu persisnya sekira pukul 07.30 WIB, Anugerah tengah bermain di pinggiran sungai Bah Bolon yang berjarak 100 meter dari rumahnya, Jalan Bendungan, Kelurahan Aek Nauli, Siantar Selatan.
Namun tiba-tiba, Anugerah diduga tergelincir. Anugerah pun terbawa arus sungai. Beberapa saat kemudian, P Tampubolon dan Boru Hutasoit, kakek dan nenek Anugerah, sadar bahwa Anugerah tidak kelihatan.
“Dia ini kan tinggal sama kakek dan neneknya, orangtuanya merantau ke luar kota. Jadi tadi karena dia nggak nampak, kakek dan neneknya kecarian,” ungkap Rein Nababan, warga sekitar.
Bersama warga sekitar, kakek dan nenek Anugerah kemudian melakukan pencarian. Sekitar satu setengah jam melakukan pencarian, warga Jalan Enggang, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Siantar Barat, mendatangi warga Jalan Bendungan, dan memberitahukan bahwa mereka menemukan seorang bocah laki-laki pinggiran sungai Bah Bolon di sekitar kediaman mereka.
Mendapatkan informasi itu, mereka pun memastikan informasi tersebut. Dan ternyata, bocah laki-laki tersebut adalah Anugerah. “Jam 9 tadi ditemukan. Luka di bagian kepalanya, pas ditemukan sudah meninggal. Tapi, sempat juga dibawa ke Rumah Sakit Tentara,” jelas Rein.
Kini, jenazah Anugerah sudah disemayamkan di rumah duka, menunggu proses pemakaman yang rencananya digelar sore nanti. (fes/ms) Editor : Admin-1 Sumut Pos