BINJAI, SUMUTPOS.CO - Satu unit motor Honda Beat yang belum diketahui nomor polisinya ludes terbakar di Jalan Letnan Umar Baki, Lingkungan VIII, Kelurahan Sukaramai, Binjai Barat, Senin (11/3/2024). Motor tersebut diduga milik keanggotaan geng motor (gemot) yang datang diduga hendak kembali menyerang masyarakat.
Selain motor yang terbakar, M Fauzansyah (27) warga setempat juga menjadi korban pembacokan. Ceritanya bermula ketika korban yang tengah duduk di Kedai Juli menegur pengendara motor yang berjalan secara ugal-ugalan. Pengendara tersebut berboncengan yang berjalan dengan cara mengangkat motornya. Oleh teman korban atas nama Fandi, menegur pengendara tersebut. Bahkan, Fandi juga mengejar pengendara motor yang ugal-ugalan tersebut. Korban Fauzan menyusulnya.
Singkat cerita, terjadi cekcok mulut antara kedua kelompok tersebut. Fandi yang mendatangi terduga kelompok gemot tersebut juga menendang ban motornya seraya berujar kalimat menantang dan menyuruh mereka pulang. Kelompok terduga gemot ini pun balik kanan ke arah Lincun. Namun sekitar pukul 11.30 WIB, sekelompok orang yang berjumlah 10 motor berboncengan datang kembali ke tempat kejadian perkara.
Diduga mereka kelompok gemot sebelumnya dimarahi oleh Fandi dan korban. Kedatangan mereka tidak dengan tangan kosong. Melainkan membawa senjata tajam jenis parang. Kelompok terduga gemot ini langsung menyerang dan menyita perhatian masyarakat.
Alhasil, masyarakat mengerumuninya hingga salah satu motor terduga kelompok gemot ketinggalan di TKP. Masyarakat yang geram lihat tingkah laku gemot, langsung saja membakarnya.
Sementara korban Fauzan mengalami luka bacok pada kepala dan mendapat perawatan medis sebanyak 8 jahitan di Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Binjai. Kanit Reskrim Polsek Binjai Barat, Iptu Abdullah Sani enggan berkomentar panjang terkait hal tersebut, Selasa (12/3/2024).
Disebut-sebut korban luka bacok membuat laporan ke Polres Binjai. "Masih kami dalami," ujar Sani singkat saat dikonfirmasi. (ted/han)
Humas Polres Binjai/Sumut Pos
BAKAR: Motor Honda Beat milik terduga gemot dibakar masyarakat.