BINJAI, SUMUTPOS.CO-Tim dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Binjai melakukan inspeksi mendadak ke seluruh jajaran. Ini dilakukan BKPSDM Kota Binjai dalam rangka melihat tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) maupun honorer di lingkungan Pemerintah Kota Binjai.
Sekretaris Daerah Kota Binjai, H Irwansyah Nasution menjelaskan, pemko juga menggelar halalbihalal yang digelar di balai kota, Selasa (16/4/2024). Halalbihalal digelar dalam rangka silaturahim antar pegawai yang ada di lingkungan Pemko Binjai.
"Setelah halalbihalal, pegawai kembali ke tempat kerjanya," kata Irwansyah didampingi Kepala BKPSDM, Rahmad Fauzi.
Dia menjelaskan, tim dari BKPSDM Kota Binjai melakukan sidak melihat tingkat kehadiran ASN maupun honorer ke instansi pelayanan masyarakat. Ini dilakukan menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
"Dalam SE (surat edaran) Menpan-RB diperbolehkan WFH (work from home) pada 16 April 2024 dan 17 April 2024. Namun bagi ASN yang di pelayanan publik, tetap masuk seperti biasa," urai dia.
Kepala BKPSDM Kota Binjai yang akrab disapa Fauzi menambahkan, seluruh instansi dilakukan sidak dalam rangka melihat tingkat kehadiran ASN.
"Termasuk juga instansi pelayanan publik seperti dinas kependudukan dan catatan sipil, dinas kesehatan, kantor kelurahan, kantor kecamatan serta puskesmas," ujar Fauzi.
Hasil dari sidak, kata Fauzi, cukup memuaskan. "Sekitar 98 persen tingkat kehadiran ASN maupun non ASN di Kota Binjai," bebernya.
"Kami mengimbau kepada ASN yang melakukan WFH untuk kembali bekerja seperti biasa. Karena berdasarkan SE Menpan-RB, besok hari terakhir melakukan WFH," tukasnya.
Pemerintah melalui Kemenpan RB memutuskan untuk menerapkan kombinasi tugas kedinasan WFH dan WFO bagi ASN, pada Selasa (16/4/2024) dan Rabu (17/4/2024). Penerapan tugas kedinasan ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Kapolri dan Kemenhub.
Namun, instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap WFO atau work from office. Penyesuaian kerja ASN ini dipandang perlu agar arus balik pasca libur lebaran semakin lancar serta tidak ada penumpukan yang menimbulkan kemacetan panjang.
Masyarakat juga dapat menyampaikan aspirasi atau pengaduan ke layanan online, apabila menemukan pelayanan publik yang tidak optimal selama musim Lebaran. (ted/han)
Editor : Redaksi