BINJAI, SUMUTPOS.CO - Pemerintah Kota Binjai meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sumatera, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023.
Opini WTP ini menjadi tren baik Pemerintah Kota Binjai lantaran pada tahun 2022, mendapat Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, Eydu Oktain Panjaitan yang menyerahkan Opini WTP tersebut kepada Pemerintah Kota Binjai. Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah yang menerima langsung Opini WTP tersebut di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut, Senin (27/5) malam.
Amir mengucapkan terima kasih kepada semua perangkat daerah atas kerja sama dan sinergitas dalam tata kelola keuangan, sehingga Opini WTP tetap dapat dipertahankan. "Terima kasih kepada semua perangkat daerah untuk tekad dan semangat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah," ucapnya.
Dia menegaskan, Pemerintah Kota Binjai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang transparan. "Sehingga anggaran daerah benar-benar terkelola secara efektif, efisien, dan tepat sasaran, untuk memberi manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Binjai," serunya.
Sementara, Ketua Komisi C DPRD Binjai, Yudi Pranata mengapresiasi prestasi pemerintah kota yang kembali meraih Opini WTP. "Sebab pada tahun 2022, Pemko Binjai meraih Opini WDP. Di tahun 2021 lalu, Pemko Binjai yang meraih WTP," kata Yudi.
Artinya, 5 tahun kepemimpinan Wali Kota Binjai sebelumnya, H M Idaham, pemerintah kota meraih Opini WTP. Pergantian kepemimpinan di era H Amir Hamzah, tahun pertama memimpin, Opini WTP dapat dipertahankan.
"Ini tahun ketiganya Pak Amir. Tahun pertama WTP, tahun kedua WDP dan ini kembali Opini WTP atas laporan keuangan tahun 2023. Untuk laporan keuangan tahun 2024 nanti, pada tahun 2025 baru tau hasilnya," kata politisi Partai Gerindra tersebut.
Pandangan Yudi, Pemko Binjai melakukan peningkatan terkait tata kelola keuangannya, dengan hasil Opini WTP tersebut. "Ada peningkatkan tentang keuangan dan transparansi, berdasarkan hasil audit BPK. Pengelolaan keuangan (Pemko Binjai) sudah membaik dari tahun sebelumnya mendapat WDP," kata dia.
Dia berharap, Pemko Binjai dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangannya. Khusus kepada instansi Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah, Yudi berpesan untuk terus melakukan pembenahan. "Jangan lagi ada defisit yang menonjol, ya walaupun hampir rata semua daerah di Sumut defisit," pungkasnya. (ted/ila)
Editor : Redaksi