DAIRI,SUMUTPOS.CO-Pasar komoditi di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, sangat membutuhkan pemberbaikan untuk berikan kenyamanan bagi pelaku usaha hasil pertanian.
Amatan wartawan, Selasa (4/6/2024), kondisi infrastruktur Pasar Sitinjo yang dibangun diera kepemimpinan Bupati Dairi, Master Parulian Tumanggor dan sekarang jadi pasar komoditi itu, sudah tidak layak.
Sebagian atap bangunan balairung, sudah rusak. Dan bila hujan turun kebanjiran.Sehingga, bila turun hujan banjir. Pasar komoditas Sitinjo sendiri beroperasi setiap hari Jumat, dan telah difungsikan setahun terakhir.
Selain memungsikan aset daerah itu agar tidak terlantar, pengoperasian Pasar Sitinjo jadi pasar komoditi, untuk mengurangi kemacetan di pusat Pasar Sidikalang, khususnya pada pekan besar hari Sabtu.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Dairi, Iwan Taruna Berutu, belum lama ini mengatakan, pihaknya telah mengusulkan perbaikan pasar dimaksud.
Namun, karena keterbatasan anggaran belum bisa diakomodir. Pihaknya berharap, dana perbaikan bisa diakomodir pada PAPBD Dairi tahun 2024 ini.
Iwan menyebut, sekarang sangat dibutuhkan perbaikan atap, kamar mandi serta perbaikan parit.
"Kita tidak tega melihat pada saat proses transaksi perdagangan di pasar itu kebanjiran akibat air hujan,"ucapnya.
Begitu juga area pasar, tergenang air hujan karena parit kurang. Dan tidak kalah penting, pembangunan kamar mandi.
"Iwan menambahkan, untuk pembenahan pasar komoditi itu tidak banyak, yang penting dilakukan perbaikan untuk kenyamanan saat transaksi jual beli disana,"ungkapnya. (rud/han).
Editor : Redaksi