DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO- Dewan Pimpinan Cabang Organisasi relawan Pro Jokowi Muda Deliserdang atau Projo Muda Deliserdang melalui Ketua Hefrizal Wijaya mengajak masyarakat ikut memerangi aksi perjudian online, yang sudah mewabah di kalangan anak anak muda dan orangtua. Projo Muda Deliserdang menilai judi online merugikan negara dan berdampak negatif bagi masyarakat, Rabu(10/7/2024).
Ketua DPC Projo Muda Deliserdang Hefrizal Wijaya mengatakan, perang melawan aksi perjudian online tak hanya tugas Kominfo atau BSSN hingga Polri saja, tetapi juga masyarakat luas. Rijal pun mengajak segenap masyarakat.
"Kami ingin membangun kesadaran, ini perang besar loh ya. Semua dirugikan, rakyat dirugikan, yang untung cuma kelompok tertentu yang kebanyakan duitnya lari ke luar negeri," kata Rijal .
"Kemudian, belum juga kita ngomong dampak sosialnya. Akhirnya kita melihat ada mahasiswa bunuh diri, habis uang di judi online terus pinjol, makin kejerat, ujungnya bunuh diri. Ini kan bahaya sekali bagi kehidupan kita,"sambubgnya.
Menurut Hefrizal, DPC Projo Muda Deliserdang sangat serius dalam pemberantasan Judi Online. Salah satunya dengan mendirikan baliho dan spanduk yang berisikan imbauan agar masyarakat menjauhi bahaya judi online.
"Spanduk dan baliho ditempatkan di lokasi strategis di sejumlah titik lokasi lokasi strategis di kawasan Deliserdang," ujar Hefrizal.
Selain itu, Projo Muda Deliserdang juga mendorong Menteri Komunikasi Budi Arie Setiadi untuk memberantas Judi Online.
Disebutkan Hefrizal, ada 8 bahaya perjudian online yakni Haram, Harapan Palsu, Merusak Masa Depan, Keluarga Hancur, Tindak Kriminal, Pembobolan Data Pribadi, Antek Koruptor dan Musibah Bangsa.
“Semuanya terjerat, dan ini bahaya. Jadi untuk memberantas judi online ini, semuanya harus terlibat karena dampaknya kepada seluruh masyarakat"terang Hefrizal. (rel/han)
Editor : Redaksi