DAIRI, SUMUTPOS.CO - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi dan perwakilan Bank Indonesia Propinsi Sumatera Utara, menyalurkan bantuan bibit bawang merah kepada petani di Desa Silalahi III dan Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Jumat (17/1/2025).
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Robot Simanullang bersama Asisten Direktur BI Sumut, Tutut Tiana, secara simbolis menyerahkan bibit bawang merah dimaksud kepada kepada 2 kelompok tani.
Robot Simanullang dalam siaran pers menyampaikan, bibit bawang merah yang disalurkan kepada petani bawang di Desa Silalahi III dan Desa Paropo, bantuan perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut.
Selain bibit bawang merah sebanyak 1 ton, diberikan juga pupuk NPK 16:16:16 sebanyak 700 kilogram, pupuk organik Ramosdo 1.340 kilogram, insektisida Brovreya 10 botol.
Selanjutnya, Mulsa MPHP 120 centimeter 30 rol, dithane/fungisida 30 bungkus serta Handtraktor/TR2 Quick 2 unit, sebutnya.
Robot mengatakan, pemberian bantuan bibit bawang merah dan sarana produksi pertanian serta alat mesin pertanian (Alsintan) itu, guna meningkatkan produksi bawang merah dari Silalahi dan Paropo yang merupakan sentra budidaya bawang di Kabupaten Dairi dan terutama meningkatkan ekonomi petani disana, jelasnya.
"Kita patut berterimakasih kepada perwakilan Bank Indonesia wilayah Sumut, turut berkontribusi meningkatkan kesejahteraan petani bawang di Kecamatan Silahisabungan, ' sebutnya.
Kemudian, lanjut Robot, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pertanian, terus mendorong dan membantu petani supaya mencapai target swasembada pangan.
Sementara itu, kata Robot, sebelumya bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Joel Roy Perangin-angin, melakukan panen padi gogo Demfarm Polbangtan Medan seluas 5 hektare di Desa Pegagan Julu II Kecamatan Sumbul.
Selanjutnya, telah dilakukan panen padi gogo di Desa Sumbul Tengah, Kecamatan Tigalingga musim tanam bulan September 2024 dengan target seluas 550 hektare serta panen padi gogo di Kecamatan Tigalingga, Gunung Sitember serta Tanah Pinem, ujar Robot.
Saat panen perdana bersama petani, Robot mengimbau petani agar aktif menanam padi, baik padi gogo maupun padi sawah untuk mencapai target swasembada pangan.
Panen padi gogo yang dilakukan itu, menjadi panen perdana untuk target tanam padi gogo seluas 1.191 hektae pada tahun 2024.
Dan, bulan Maret 2025 mendatang, akan dimulai tanam padi gogo untuk target seluas 1.882 hektare, ungkap Robot Simanullang.
Robot menambahkan, informasi dari Dinas Pertanian Sumut, Pemprovsu akan mendukung pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Desa Parbuluan 5, Kecamatan Parbuluan.
Tahun 2025 ini, sesuai dengan pembicaraan Dinas Pertanian Sumut, Gubernur terpilih, Bobby Nasution, telah menjanjikan mengalokasikan anggaran kesana untuk mendukung pengembangan komoditas pertanian disana, ujar Robot. (rud)
Editor : Redaksi