Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemko Binjai Alihfungsikan Pasar Rambung jadi Mal Pelayanan Publik

Redaksi Sumutpos • Selasa, 4 Maret 2025 | 21:10 WIB
Pasar Rambung di Jalan Jambi, Binjai Selatan, mau dialihfungsikan.(Istimewa/Sumut Pos )
Pasar Rambung di Jalan Jambi, Binjai Selatan, mau dialihfungsikan.(Istimewa/Sumut Pos )

BINJAI, SUMUTPOS.CO - Pemerintah Kota Binjai akan mengalihfungsikan lantai 2 Pasar Rambung yang berlokasi di Jalan Jambi, Binjai Selatan. Alihfungsi lantai II pada pasar yang dibangun belasan miliar itu karena dinilai tidak mendapat perhatian masyarakat atau pedagang.

Artinya, keberadaan pasar rambung yang menelan anggaran pembangunan sebesar Rp15 miliar itu gagal total alias gatot. Sebab, pasar itu tak berfungsi seperti umumnya yang hilir mudik pedagang maupun pengunjung.

Pantauan wartawan, ratusan kios dan meja di pasar rambung sepi aktivitas. Pasar itu dibangun dari APBD Binjai ketika wali kota saat itu Idaham.

Meja-meja diperuntukan untuk pedagang ikan, sayur, dan daging, kini mulai ditumbuhi lumut dan berdebu. Sementara, sejumlah kios tampak rusak pada bagian pintunya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, bersama Wakil Wali Kota, Hasanul Jihadi dan sejumlah kepala dinas terkait, turun langsung ke Pasar Rambung. Di lokasi, rombongan berkeliling di Pasar Rambung hingga ke lantai dua.

"Tadi setelah kami tinjau, sesuai rencana di lantai 2 itu mau kami jadikan mal pelayanan publik (MPP). Harapannya, masyarakat dapat dimudahkan dalam hal mengurus administrasi, baik itu mengurus izin, balai nikah, paspor dan lain-lain," ujar Amir, Selasa (4/3/2025).

Untuk mewujudkan itu semua, Amir menambahkan, tentunya membutuhkan proses yang cukup panjang. Sebab, mereka harus berkoordinasi dengan kementerian mengingat lantai 2 secara blueprint atau cetak biru diperuntukan untuk kuliner.

"Maka kita perlu koordinasi lagi agar bisa dilakukan desain ulang," kata Amir.

Amir juga sangat menyayangkan kondisi Pasar Rambung yang tidak berfungsi secara maksimal. "Kondisinya seperti ini tentu sangat disayangkan. Karena itu kita buat inovasi di pasar ini dengan harapan nantinya akan muncul keramaian yang dapat menghidupkan pasar," katanya. (ted/han)

Editor : Redaksi
#mal pelayanan publik #pemko binjai