Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Batubara Terima Bantuan PKH Senilai Rp14,445 Miliar

Johan Panjaitan • Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:10 WIB
TERIMA: Bupati Batubara H Baharuddin Siagian dan  Wakil Syafrizal  saat menerima bantuan Sosial PKH dari Kementrian Sosial oleh Ketua Komisi VIII   DPR RI H Marwan  Dasopang, Jumat (21/3/2025).  Foto
TERIMA: Bupati Batubara H Baharuddin Siagian dan Wakil Syafrizal saat menerima bantuan Sosial PKH dari Kementrian Sosial oleh Ketua Komisi VIII DPR RI H Marwan Dasopang, Jumat (21/3/2025). Foto

BATUBARA,SUMUTPOS.CO-Ketua Komisi VIII DPR RI H Marwan Dasopang menyerahkan bantuan sosial kementrian sosial kepada Pemkab Batubara yang diterima lansung oleh Bupati, H Baharuddin Siagian dan Wakil Bupati Syafrizal.

Bantuan sosial tersebut berupa bantuan PKH Periode Januari -Maret 2025 yang akan diberikan kepada 20,166 KPM senilai Rp14.448.125.000. Penyerahan Bantuan PKH ke Kabupaten Batubara dilakukan saat Kunjungan Kerja (Kunker) spesifik Komisi VIII DPR RI Batubara masa persidangan II Tahun Sidang 2024-2025, Jumat (21/3/2025).

Pada kesempatan itu, Bupati Batubara dan Forkompinda Batubara serta rombongan Ketua Komisi VIII DPR RI H Marwan Dasopang, Anggota H Ansory Siregar dan anggota Husni , H Ashari Tambunan serta Direktur Perencanaan Kemensos RI Lolian Taufik Teguh, Kepala Sentra Bahagia Langeng Setiawan memberikan bantuan berupa paket sembako, kursi roda, tongkat pada penerima manfaat pada warga Batubara.

Mengambil Thema, pelaksanaan fungsi pengawasan bidang sosial, Ketua Komisi VIII DPR RI H M Dasopang dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas sambutan Kepala daerah Batubara Baharuddin Siagian dan jajarannya atas kunker ke Kbupaten Batubara.

Menurut Dasopang, Komisi VII DPR RI mitra kerjanya Kementerian agama, Kementrian sosial, Kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan Badan setingkat menteri seperti Badan Nasional Penanganan Bencana dan lembaga lainnya. "Semua mitra urusan Komisi VIII ini urusan 'nangis',"sebut Dasopang.

Menurutnya, saat ini angka bantuan PKH se-Indonesia tercatat sebanyak 10 juta keluarga penerima PKH. Menjadi prioritas utama adalah kesehatan yang sulit bagi masyarakat kita di daerah daerah terpencil, dan untuk angka di Kabupaten Batubara tercatat sebanyak 20.166 KPM senilai Rp14.448.125.000.

Dasopang juga memuji paparan Bupati Baharudin tentang profil Kabupaten Batubra, akan potensi dan peluang yang akan dilakukan untuk memajukan Kabupaten Batubara.

"Luar biasa, ekspos Pak Bupati. Tidak salah dibuat 'BB' yakni Batubara Bahagia,"puji Dasopang sebab Ia pandai membaca potensi yang ada. Ada sektor kelautan dan perikanan, ada sektor pertanian, ada sektor perkebunan dan industri. Potensinya luar biasa,"ungkapnya.

Menurutnya, dalam keadaan darurat diawal pemerintahan Baharuddin -Syafrizal membutuhkan banyak dukungan. "Kami akan berkomitmen untuk itu. Sepanjang apa yang bisa kami bawa, akan kami bawa,"ujar Dasopang sembari memuji potensi destinasi objek wisata Pulau Salah Nama dan Pulau Pandan.

Sementara Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Anshori Siregar mengatakan permintaan dan harapan bupati menjadi menjadi catatan mereka di Komisi VIII.
"Mudah mudahan pertemuan Kunker ini menjadi Barokah bagi Kabupaten Batubara Bahagia,"ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Batubara Baharuddin dalam tayangan video memperlihatkan geografis Batubara tampak terlihat Pulau Salah Nama dan Pulau Pandan tampak menarik dan menghadap ke Selat Malaka yang bisa dieksplor menjadi destinasi wisata dengan berbagai potensi dan keindahannya.

Baharuddin Siagian juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi serta penghargaan setinggi tingginya atas kunker Komisi VIII di Batubara.
"Harapan dengan dukungan Komisi VIII, ke depannya Batubara menjadi Kabupaten Unggulan di masa mendatang,"ungkap Baharuddin.

Dalam kesempatan tersebut, Baharuddin juga memaparkan dalam bentuk angka BPS dan program program strategis pemerintahannya, mulai dari kesehatan, sosial, potensi pertanian, perkebunan, Perikanan dan kelautan dan program perlindungan anak dan lainnya..

Menurutnya dalam program 100 hari pemerintahan Baharuddin-Syafrizal, program strategis berkaitan dengan pelayanan kesehatan dan sosial bakal dibuat.

"Lounching BPJS Gratis dengan layanan UHC Non Cut Off dilakukan. Tentunya, harapan di tanggal 10 April 2025 mendatang semua warga Batubara bakal sudah menikmati layanan kesehatan Universal health coverage (UHC). Artinya, dengan gunakan KTP warga Batubara dilayani berobat dengan baik.

Selain itu, pendirian Mall pelayanan Publik bakal dibuat. "Ada 'tenen' ada sehingga Pengurusan surat surat seperti Paspor, perpanjangan SIM, STNK, termasuk surat nikah bisa dilakukan,"sebutnya.

Ia juga akan membuat perpustakaan Digital di desa desa tentunya, agar di desa desa melek teknologi.

Selain itu, kegiatan strategisnya lainnya dengan pemberian intensif bagi guru ngaji, Bilal mayit, pengali kubur, Ustad, Pendeta, Sintua, guru sekolah Minggu bakal dilakukan.

Melihat potensi tersebut, sebut Baharuddin, tentunya Pemerintahan Batubara memberikan komitmen yang sangat serius bahwa pelayanan bagi masyarakat menjadi hal yang penting dan strategis sehingga pelayanan ini perlu ditingkatkan diberbagai sektor termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur pertanian cabai dan holtikultura.

Tentunya, visi-Misi Pemerintahan Baharuddin-Syafrizal akan mewujudkan Kabupaten Batubara yang Bahagia: Beroritensi pelayanan, Amanah, Harmonis, Akuntabel, Giat, Inovatif dan adil untuk Batubara yang Bahagia,"pungkasnya. (mag3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#kementerian sosial #batubara #PKM #pkh