Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wali Kota Tebingtinggi akan Renovasi 3 Pasar Tradisional Secara Bertahap

Johan Panjaitan • Rabu, 16 April 2025 | 19:30 WIB
TINJAU: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih didampingi Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan meninjau 3 pasar tradisional di Kota Tebingtinggi akan direnovasi untuk pedagang.SOPIAN/SUMUTPOS
TINJAU: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih didampingi Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan meninjau 3 pasar tradisional di Kota Tebingtinggi akan direnovasi untuk pedagang.SOPIAN/SUMUTPOS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perdagangan tradisional melalui rencana renovasi bertahap terhadap tiga pasar tradisional, yakni Pasar Inpres, Pasar Kain dan Pasar Gambir.

Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, bersama Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan, menyampaikan secara langsung rencana tersebut setelah melakukan peninjauan lapangan ke tiga lokasi pasar yang berbeda, yaitu Pasar Inpres di Kelurahan Badak Bejuang, Pasar Kain di Kelurahan Pasar Baru dan Pasar Gambir di Kelurahan Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, Rabu (16/4).

Peninjauan yang turut dihadiri oleh sejumlah Kepala Dinas terkait, diantaranya Kepala Satpol PP Yustin Bernard Hutapea, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Zahidin dan Plt Kadis PUPR Reza Aghista.

Wali Kota Iman Irdian Saragih menegaskan, Pemko Tebingtinggi akan segera melakukan renovasi secara bertahap di ketiga lokasi pasar tersebut, yang dijadwalkan untuk dimulai pada tahun 2025 ini.

"Kita akan renovasi seluruh pasar tradisional. Insyaallah anggaran kita cukup, harus didukung dengan dinas-dinas terkait," ujar Iman Irdian.

Lebih lanjut, Iman Irdian menyampaikan kepastian bahwa proses renovasi akan dilaksanakan tanpa melakukan relokasi terhadap para pedagang. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meminimalisir potensi gangguan terhadap aktivitas ekonomi para pedagang selama masa renovasi.

“Saya pastikan tidak ada yang direlokasi para pedagangnya, hanya bergeser du hingga tiga meter dari tempat berjualannya,” paparnya.

Mengenai penataan wilayah Pasar Inpres, Iman Irdian kembali menjelaskan bahwa melalui koordinasi dengan dinas terkait, Pemko berencana untuk mentransformasi area pinggiran Sungai Padang menjadi sebuah kawasan kuliner.

"Yang di Pasar Inpres, kita rencanakan di pinggir sungainya itu akan menjadi tempat kuliner. Jadi pedagang atau pembeli bisa menikmati kulinernya, seraya melihat pemandangan ke arah sungai,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Iman Irdian juga menyampaikan permohonan dukungan dan doa dari seluruh pedagang agar rencana pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi kemajuan Kota Tebingtinggi.

“Mohon dukungan bagi kemajuan Kota Tebingtinggi. Kita berupaya memberi, membuat yang terbaik kepada pedagang di Kota Tebingtinggi,” tutupnya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan mengatakan bersama Wali Kota dan jajaran Pemko Tebingtinggi, akan berupaya maksimal mewujudkan pasar yang lebih baik di masa mendatang.

“Insyallah apa yang menjadi visi misi kami kedepan bisa terlaksana dalam tahun ini," ujar Mukmin.

Adapun rincian program renovasi untuk masing-masing pasar adalah untuk Pasar Inpres, rencana meliputi penataan bantaran Sungai Padang sesuai dengan ketentuan sempadan sungai menjadi area kuliner, penataan pedagang ke arah dalam bangunan hanggar di bagian depan, peninggian lantai setinggi satu meter untuk memperluas aksesibilitas, serta penertiban pedagang yang berjualan di tepi jalan.

Selain itu, lantai pasar ikan akan diperbaiki untuk memastikan kelancaran sistem drainase, mengingat kondisi saat hujan sering menyebabkan genangan air hingga ketinggian sekitar 30 centimeter.

Untuk Pasar Kain, program renovasi akan mencakup penutupan bekas eskalator serta perbaikan instalasi listrik dan air. Sementara itu, Pasar Gambir akan ditata berdasarkan zonasi komoditas, dengan pembagian zona A untuk pedagang sayur dan buah, zona B untuk pedagang daging, dan zona C untuk pedagang ikan.

Kegiatan peninjauan ini mengindikasikan keseriusan Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam merealisasikan rencana renovasi pasar tradisional ini. Diharapkan, dengan adanya perbaikan dan penataan yang komprehensif, pasar-pasar tradisional di Tebingtinggi dapat menjadi lebih representatif, nyaman dan berkontribusi lebih optimal terhadap perekonomian daerah. (ian/han)

Editor : Johan Panjaitan
#infrastruktur #renovasi #pasar tradisional